Araghchi: Amerika tidak serius dalam diplomasi dengan retorika-retorika ancaman

Teheran, Purna Warta – Sayyid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, dan Mohammad Ishaq Dar, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, pada Minggu sore melakukan percakapan telepon mengenai perkembangan kawasan dan isu-isu yang berkaitan dengan gencatan senjata.

Menteri Luar Negeri Iran, sambil menyampaikan apresiasi atas upaya baik dan mediasi Pakistan dalam perundingan terkait gencatan senjata dan pengakhiran perang, mengingatkan kembali pendekatan bertanggung jawab Iran dalam memasuki jalur diplomatik demi mengakhiri perang. Ia juga menyinggung pengalaman pahit setahun terakhir dan pelanggaran janji Amerika yang berulang kali, khususnya agresi militer terhadap Iran di tengah perundingan pada bulan Khordad dan Esfand 1404, serta tindakan-tindakan terbaru negara itu dalam melanggar gencatan senjata.

Araghchi menilai ancaman terhadap pelabuhan, pesisir, dan kapal-kapal Iran, retorika-retorika ancaman, pengajuan tuntutan-tuntutan yang tidak masuk akal, serta kontradiksi yang terus-menerus sebagai tanda-tanda jelas dari niat buruk dan ketidakseriusan Amerika dalam diplomasi. Ia menegaskan bahwa Republik Islam Iran akan menggunakan seluruh kapasitasnya untuk menjaga kepentingan dan keamanan nasional Iran.

Dalam percakapan itu, Wakil Perdana Menteri Pakistan juga menjelaskan upaya-upaya negaranya untuk mengakhiri perang dan mewujudkan perdamaian di kawasan, serta menegaskan kesiapan Pakistan untuk melanjutkan konsultasi-konsultasi dalam hal ini.

Menteri Luar Negeri Iran dan Pakistan juga menekankan pentingnya melanjutkan konsultasi untuk memajukan tujuan bersama dalam menjaga perdamaian dan keamanan kawasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *