Mexico, Purna Warta – Ribuan warga di Mexico City turun ke jalan untuk mengecam genosida Israel yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina di Gaza.
Pada hari Minggu, para demonstran mengibarkan bendera Palestina dan membawa spanduk yang mengecam kejahatan rezim Zionis. Mereka meneriakkan slogan-slogan yang menentang kelaparan yang disengaja terhadap anak-anak Palestina, menyoroti bencana kemanusiaan yang semakin memburuk di bawah blokade Israel.
Baca juga: Pemadaman Listrik dan Ledakan Meningkat di Israel Pasca Pernyataan Menteri
Para pembicara Meksiko dalam demonstrasi tersebut menggambarkan situasi di Gaza sebagai bencana, menekankan bahwa warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak, menjadi sasaran pembantaian setiap hari. Para pengunjuk rasa menuntut intervensi internasional segera untuk menghentikan pertumpahan darah Israel dan menyerukan masuknya bantuan kemanusiaan tanpa batas ke wilayah kantong yang terkepung tersebut.
Para peserta juga mendesak sanksi global terhadap pejabat Israel dan mendesak pemutusan hubungan Meksiko dengan rezim Tel Aviv. Mereka menuntut agar para pemimpin Israel diadili secara internasional atas kejahatan yang dilakukan di Gaza dan di seluruh wilayah.
Protes di Meksiko merupakan bagian dari gerakan solidaritas global yang semakin meluas dengan Palestina, yang memperkuat seruan untuk keadilan dan diakhirinya kekejaman Israel.
Sementara itu, organisasi-organisasi Palestina dan internasional kembali menegaskan bahwa rezim Israel sengaja membuat penduduk Gaza kelaparan. Dokter Lintas Batas (MSF) mengatakan fasilitas-fasilitas kemanusiaan telah diubah menjadi “ladang pembantaian.”
Kantor Media Pemerintah Gaza mengonfirmasi bahwa rezim tersebut terus memblokir pasokan makanan, menerapkan “kebijakan sistematis rekayasa kelaparan” terhadap 2,4 juta orang, termasuk 1,2 juta anak-anak.
Sejak 7 Oktober 2023, Israel telah melancarkan perang skala penuh di Gaza, menewaskan hampir 61.827 warga Palestina dan melukai lebih dari 155.000 orang, mayoritas perempuan dan anak-anak.
Baca juga: Ribuan Warga Berunjuk Rasa di AS dan Kanada Menentang Kelaparan di Gaza
Mahkamah Pidana Internasional tahun lalu mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Perang Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Israel juga menghadapi persidangan genosida di Mahkamah Internasional atas perang brutalnya di Gaza.


