Tenaga Kerja NASA Akan Menyusut 21% Menjadi Sekitar 14.000

Washington, Purna Warta – Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) memperkirakan tenaga kerjanya akan berkurang 3.780 menjadi sekitar 14.000, kata juru bicara badan tersebut, Cheryl Warner.

Menurutnya, NASA berupaya “menyeimbangkan kebutuhan untuk menjadi organisasi yang lebih ramping dan efisien serta berupaya memastikan kami tetap sepenuhnya mampu mengejar Era Keemasan eksplorasi dan inovasi, termasuk ke Bulan dan Mars.”

Baca juga: Kebocoran Gas Beracun Jebak Kota Israel

Warner mengatakan kepada TASS bahwa sekitar 3.870 karyawan (21% dari tenaga kerja NASA) setuju untuk mengikuti dua program pengunduran diri tertunda, yang memberikan kesempatan kepada staf untuk mengundurkan diri secara sukarela dengan imbalan pembayaran tambahan atau konsesi lainnya.

“Perkiraan jumlah pegawai negeri sipil NASA yang tersisa setelah program pengunduran diri yang ditangguhkan, serta pengurangan normal (sekitar 500) selama periode yang sama: sekitar 14.000,” jelas juru bicara tersebut, seraya menambahkan bahwa “angka-angka ini dapat berfluktuasi.”

Sebelumnya, pemerintahan Presiden AS Donald Trump memulai pengurangan staf besar-besaran di sejumlah lembaga. Pengusaha Elon Musk, yang hingga baru-baru ini mengepalai Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), terlibat aktif dalam pekerjaan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *