Kebocoran Gas Beracun Jebak Kota Israel

Tel Aviv, Purna Warta – Kegagalan teknis besar di lokasi pembangkit listrik Ashalim Israel telah memaksa penduduk Ramat Negev untuk tetap berada di dalam rumah di tengah penyebaran gas-gas mematikan, memicu kemarahan publik dan menimbulkan pertanyaan atas tanggapan rezim.

Baca juga: Pabrik Pembuatan MAV dan UAV Angkatan Darat Israel Diretas

Sebuah insiden berbahaya terjadi di pembangkit listrik tenaga surya termal Ashalim di kota Negev, Israel, menyusul kerusakan teknis yang tidak biasa pada sistem bahan bakarnya dan fasilitas industri di sekitarnya.

Kegagalan tersebut menyebabkan pelepasan gas berbahaya dan berpotensi fatal di seluruh pembangkit dan ke daerah sekitar Ramat Negev.

Meskipun telah berlalu 24 jam, penduduk melaporkan di media sosial dan media lokal bahwa Kementerian Energi rezim belum mengidentifikasi sumber kerusakan tersebut.

Otoritas rezim Israel terus menyarankan para pemukim untuk tetap berada di dalam rumah.

Fasilitas Ashalim, pembangkit listrik hibrida yang menggabungkan teknologi termal dan surya, mengalami gangguan kritis pada sistem bahan bakar berbasis minyaknya.

Setelah hampir 36 jam hening, Kementerian Energi mengeluarkan permintaan maaf publik, yang menyatakan bahwa para pemukim harus tetap menghindari meninggalkan rumah mereka agar ‘kemungkinan’ tetap aman dari bahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *