Beberapa Polisi Ditembak di Virginia

Washington, Purna Warta  – Tiga deputi sheriff ditembak saat berupaya memberikan surat perintah kepada seorang pria di negara bagian Virginia, AS, kata para pejabat. Tersangka akhirnya ditahan setelah bersitegang selama berjam-jam dengan polisi.

Baca juga: Banjir Bandang dan Tanah Longsor Melanda Kashmir yang Dikuasai India, 7 Orang Tewas

Insiden yang terjadi pada hari Rabu di Gretna, Pittsylvania County, memicu respons darurat besar-besaran, dengan petugas pemadam kebakaran, petugas medis, dan berbagai lembaga penegak hukum tiba di lokasi kejadian, seperti yang ditunjukkan rekaman yang beredar daring, RT melaporkan.

Penembakan tersebut pertama kali dikonfirmasi oleh Anggota DPR AS John McGuire, yang mengatakan beberapa petugas terluka.

“Doa dan pikiran saya menyertai para deputi yang tertembak di Pittsylvania County, beserta keluarga mereka. Kami memantau situasi dengan saksama dan mendoakan semua orang yang terdampak di hati kami selama masa sulit ini,” tulis McGuire di X.

Polisi setempat mengadakan konferensi pers di kemudian hari, mengonfirmasi penembakan terjadi ketika para deputi mencoba memberikan perintah perlindungan dan surat perintah kepada tersangka, yang diidentifikasi sebagai James Andreu Lehnerd, atas tuduhan mengacungkan senjata api dan masuk tanpa izin. Para petugas disambut dengan tembakan dan mengalami luka pecahan peluru, kata Sheriff setempat Mike Taylor.

Salah satu deputi yang terluka dirawat di rumah sakit “demi kewaspadaan yang tinggi,” tambah sheriff tersebut. “Ketiganya baik-baik saja. Tentu saja mereka terguncang. Dan mereka sekarang sedang menjalani proses pemulihan,” katanya.

Baca juga: Tiongkok Desak Rekonsiliasi Thailand dan Kamboja dalam Perundingan Tiga Arah

Penembakan awal berubah menjadi kebuntuan selama berjam-jam, meskipun tersangka akhirnya menyerah dan ditahan, menurut pihak berwenang. Ia diperkirakan akan menghadapi dakwaan “serius”, yang masih dalam proses penentuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *