Seblak Pemicu Kanker? Inilah jawabannya

Purna Warta – Siapa yang disini  yang tidak tahu apa itu kanker? jawabannya adalah mustahil. Kanker merupakan penyakit dengan angka kematian tertinggi di dunia dan salah satu penyebabnya berkaitan dengan makanan. Oleh karena itu, kenalilah makanan pemicu kanker agar bisa mencegah datangnya penyakit ini.

Baca juga: Inilah 4 Manfaat dari Konsumsi Air Putih

Menghindari makanan pemicu kanker bisa menjadi salah satu langkah pencegahan yang efektif. Menurut beberapa penelitian, pola makan yang sehat dan bergizi dapat mengurangi risiko kanker.

Perlu jadi catatan, daftar makanan di bawah ini bukannya tak boleh dikonsumsi, namun ada baiknya kamu mengkonsuminya secara bijak dan tidak berlebihan. Berikut ini beberapa makanan yang bisa menyebabkan kanker jika terlalu sering dikonsumsi, dilansir dari akun Instagram @labelkesehatan,

1. Seblak

Ternyata seblak mengandung banyak karbohidrat olahan seperti kerupuk yang digoreng, serta sering menggunakan bumbu-bumbu tinggi sodium dan MSG.

Penggunaan minyak goreng berulang kali juga dapat menghasilkan lemak trans, yang beresiko menyebabkan peradangan dan dapat meningkatkan potensi kanker.

2. Bakso

Bakso merupakan daging olahan yang banyak mengandung nitrat dan nitrit sebagai bahan pengawetnya. Tapi tahukah kamu bahwa senyawa ini dapat berubah menjadi senyawa karsinogenetik seperti nitrosamin saat dipanaskan pada suhu tinggi. Senyawa ini dapat meningkatka resiko terkena kanker usus besar dan kanker lambung.

3. Mi Instan

Tidak jarang banyak orang yang lebih memilih makan mie instan dibandingkan makan makanan bergizi, tapi nyatanya mie instan mengandung lemak trans, MSG, sodium tinggi dan karbohidrat olahan. Selain itu mie instan sering kali mengandung bahan pengawet dan senyawa kimia lainnya yang jika dikonsumsi secara terus-menerus dapat meningkatkan resiko kanker.

4. Ayam Goreng

Ayam goreng merupakan olahan ayam yang sangat disukai oleh banyak orang tetapi memakan ayam goreng ternyata menjadi salah satu pemicu kanker. Ayam goreng biasanya dimasak menggunakan minyak yang dipakai berulang kali, minyak tersebut menghasilkan lemak trans dan senyawa seperti akrilamida. Makanan ini juga tinggi garam dan lemak jenuh.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *