Lusinan Prajurit Ditangkap setelah Mencoba Pemberontakan di Niger

Niamey, Purna Warta – Lusinan prajurit ditangkap setelah penindasan pemberontakan di Niamey, ibu kota Niger, Associated Press (AP) melaporkan.

Menurut kantor berita tersebut, rekaman yang menunjukkan puluhan tahanan, kebanyakan tentara muda, disiarkan oleh perusahaan televisi dan radio milik negara RTN.

Bentrokan berlanjut selama beberapa jam di berbagai wilayah Niamey, setelah itu pasukan keamanan berhasil mengendalikan situasi secara bertahap, menahan, dan menetralisir para peserta pemberontakan.

Sementara itu, kantor berita AFP melaporkan bahwa beberapa pemberontak tewas dalam operasi pengawal presiden untuk mendapatkan kembali kendali atas Pangkalan Udara 101. Pihak berwenang Niger belum merilis angka resmi mengenai jumlah tahanan, korban jiwa, atau cedera.

Sebelumnya, Duta Besar Rusia untuk Niger Viktor Voropaev mengatakan kepada TASS bahwa prajurit Niger telah meminta bantuan dari Korps Afrika Rusia, yang ditempatkan di Pangkalan Udara 101 di dalam kompleks bandara Niamey.

Pemberontakan dimulai pada dini hari tanggal 29 Agustus. Menurut Menteri Pertahanan Niger Salifou Modi, sekelompok tentara berusaha menahan rekan-rekan mereka di Pangkalan Udara 101 dan melepaskan tembakan ke beberapa lokasi strategis di ibu kota.

Pihak berwenang kemudian mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan kembali kendali atas kota tersebut. Niger Press Agency melaporkan situasi di Niamey telah kembali normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *