Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan percepatan implementasi perjanjian strategis dengan Rusia, sekaligus berterima kasih kepada Moskow atas dukungan dan solidaritasnya setelah agresi AS-Israel baru-baru ini terhadap Iran.
Presiden Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan di Teheran pada hari Jumat dengan Dmitry Medvedev, yang menjabat sebagai utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pezeshkian berterima kasih kepada delegasi Rusia atas kehadiran mereka dalam upacara peringatan untuk Pemimpin Revolusi Islam yang gugur, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, dan menyampaikan apresiasi atas ucapan belasungkawa dan solidaritas yang diberikan oleh pemerintah dan rakyat Rusia.
Menggambarkan hubungan antara Teheran dan Moskow sebagai strategis, presiden menekankan perlunya mempercepat implementasi perjanjian bilateral, khususnya di bidang ekonomi, energi, transportasi, dan investasi. Ia mengatakan kedua negara memiliki kapasitas yang cukup besar untuk memperluas kerja sama dan harus menerjemahkan potensi tersebut ke dalam proyek-proyek nyata.
Pezeshkian juga menyoroti pentingnya Koridor Transportasi Internasional Utara-Selatan (INSTC), dengan mengatakan bahwa pengembangan infrastruktur transportasi dan transit akan memperkuat konektivitas regional dan memajukan kepentingan bersama Iran dan Rusia.
Ia selanjutnya menyerukan koordinasi yang lebih luas dalam organisasi multilateral, termasuk Organisasi Kerja Sama Shanghai, BRICS, dan Uni Ekonomi Eurasia, dengan mengatakan kedua negara harus memanfaatkan sepenuhnya platform ini untuk memperdalam kerja sama politik dan ekonomi.
Sementara itu, Medvedev menyampaikan belasungkawa dari Presiden Rusia Vladimir Putin, pemerintah Rusia, dan rakyat Rusia atas gugurnya almarhum Pemimpin Revolusi Islam, komandan militer senior, pejabat, ilmuwan, dan warga sipil yang tewas selama konflik baru-baru ini.
Ia mengutuk serangan militer AS dan Israel baru-baru ini terhadap Iran sebagai pelanggaran terhadap Piagam PBB, hukum internasional, dan hukum humaniter, serta memperingatkan bahwa serangan tersebut membahayakan perdamaian dan keamanan regional dan internasional.
Pejabat Rusia itu juga memuji persatuan rakyat Iran selama konflik dan menegaskan kembali komitmen Moskow untuk mengimplementasikan Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif Iran-Rusia dan memperluas kerja sama bilateral di semua sektor.
Medvedev menambahkan bahwa Rusia akan terus mendukung hak-hak sah Iran di forum internasional dan menyerukan kerja sama yang lebih erat melalui Organisasi Kerja Sama Shanghai dan BRICS, termasuk penggunaan mata uang nasional yang lebih luas dalam perdagangan untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS.


