Teheran, Purna Warta – Seorang wakil menteri luar negeri Iran mengatakan bahwa Iran dan Oman adalah satu-satunya negara yang memiliki kedaulatan atas Selat Hormuz, dan mencatat bahwa Teheran telah menetapkan peraturan baru untuk mengendalikan lalu lintas maritim dalam kondisi perang.
“Selat Hormuz memiliki dua negara pesisir, Iran dan Oman. Kedua negara ini berhak untuk menjalankan kedaulatan atas perairan teritorial mereka,” kata Kazem Gharibabadi, wakil menteri luar negeri Iran untuk urusan hukum dan internasional.
“Dalam kondisi perang, Iran telah menetapkan peraturan baru untuk mengendalikan transit maritim dan tidak akan mengizinkan negara mana pun untuk ikut campur,” katanya.
Gharibabadi menekankan bahwa “setiap pengaturan harus dikoordinasikan dengan Oman,” menambahkan bahwa konsultasi antara kedua pihak telah menghasilkan hasil yang positif.
“Kami telah mencapai kemajuan yang baik dalam konsultasi kami, dan Oman juga menerima hak kedaulatannya,” katanya.
Wakil menteri luar negeri itu selanjutnya mengecam Amerika Serikat karena melanggar hukum internasional melalui ancaman terhadap Oman.
“AS telah melanggar hukum internasional dengan mengancam Oman. Kami telah meminta Oman untuk tidak menyerah pada ancaman dan untuk menjalankan kedaulatannya selama masa damai,” ujarnya.


