Baqei: Gencatan Senjata Lebanon Harus Menjadi Bagian Integral dari Setiap MoU Iran-AS

Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menekankan bahwa setiap nota kesepahaman antara Iran dan AS yang bertujuan untuk mengakhiri perang agresi AS-Israel baru-baru ini harus mencakup gencatan senjata di Lebanon.

Berbicara pada konferensi pers mingguan pada hari Senin, Baqaei mengatakan rezim Israel tetap menjadi “ancaman terbesar bagi perdamaian dan keamanan internasional” dan terus melakukan kejahatan berat di Lebanon dan wilayah Palestina yang diduduki.

Ia mencatat bahwa meskipun ada pengumuman gencatan senjata di Lebanon, negara Arab tersebut terus menghadapi pelanggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya dan pelanggaran berulang terhadap kedaulatannya oleh rezim Zionis.

“Sejumlah besar warga Lebanon telah gugur sebagai martir dan ratusan ribu telah mengungsi,” kata Baqaei, mengkritik Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Dewan Keamanan PBB atas ketidakpedulian mereka dalam menghadapi situasi tersebut.

Ia memperingatkan bahwa impunitas atas kejahatan perang dan genosida Israel akan berdampak pada seluruh komunitas internasional dan perdamaian global.

Menanggapi isu gencatan senjata di berbagai front regional dan pendudukan Israel di Lebanon, Baqaei mengatakan bahwa kawasan tersebut terus menderita akibat kebijakan provokasi perang rezim Zionis.

“Selama 80 tahun terakhir, rezim (Israel) telah melancarkan perang permanen terhadap kawasan ini,” katanya, menambahkan bahwa perkembangan terkini merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata 8 April.

“Kami menekankan bahwa gencatan senjata di Lebanon merupakan bagian yang tak terpisahkan dari setiap kesepakatan yang bertujuan untuk mengakhiri perang,” kata juru bicara tersebut.

Mengomentari tanggapan pemerintah Lebanon terhadap tindakan Israel, Baqaei mengatakan bahwa membela kedaulatan nasional adalah salah satu tanggung jawab utama setiap negara dan bahwa pemerintah berkewajiban untuk menjaga perbatasan dan integritas wilayahnya.

Ia mengatakan bahwa gerakan perlawanan Lebanon telah menjadi penghalang utama ekspansionisme Israel selama beberapa dekade terakhir, menambahkan bahwa peristiwa baru-baru ini semakin menunjukkan pentingnya perlawanan dalam membela negara Arab tersebut.

“Pada akhirnya, adalah tugas setiap pemerintah yang berdaulat untuk membela diri,” kata Baqaei, menambahkan, “Kami menganggap diri kami berkomitmen untuk tidak menyia-nyiakan upaya apa pun untuk membantu Lebanon.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *