Washington, Purna warta – Dalam wawancara dengan jaringan televisi PBS, Trump pada Rabu mengatakan bahwa Lebanon tidak termasuk dalam kerangka kesepakatan gencatan senjata.
Ia juga mengklaim bahwa Iran mengetahui bahwa Lebanon tidak terkait dengan kesepakatan tersebut.
Pernyataan itu muncul ketika sejumlah laporan menyebutkan bahwa Israel melancarkan serangan udara terhadap beberapa wilayah di Lebanon pada hari yang sama.
Pernyataan Pakistan Sebelumnya Menyebut Lebanon Termasuk
Namun pernyataan Trump bertolak belakang dengan pengumuman sebelumnya dari Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang menyebut bahwa gencatan senjata yang dimediasi Pakistan berlaku di seluruh kawasan.
Dalam pernyataan resminya, Sharif mengatakan bahwa Iran, Amerika Serikat, dan sekutu mereka telah menyepakati gencatan senjata segera di semua wilayah, termasuk Lebanon dan kawasan lain.
Pengamat menilai perbedaan pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai ruang lingkup sebenarnya dari kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan setelah konflik panjang antara Washington dan Teheran.
Serangan di Lebanon Memicu Korban Sipil
Sementara itu, laporan dari sejumlah media regional menyebutkan bahwa serangan udara Israel terhadap beberapa wilayah Lebanon pada Rabu menyebabkan puluhan korban jiwa.
Sumber medis di Beirut menyatakan bahwa puluhan warga sipil tewas atau terluka akibat pemboman yang terjadi di beberapa kawasan padat penduduk.
Organisasi kemanusiaan lokal, termasuk Lebanese Red Cross, melaporkan bahwa tim penyelamat masih melakukan operasi evakuasi korban dari lokasi yang terkena serangan.
Ketegangan Regional Masih Tinggi
Sejumlah analis politik menilai bahwa pernyataan Trump dapat memperumit upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk menurunkan ketegangan di kawasan.
Konflik di Lebanon juga berkaitan dengan aktivitas militer kelompok Hizbullah, yang selama ini menjadi sekutu utama Iran di kawasan.
Para pengamat menyebut bahwa setiap eskalasi baru di Lebanon berpotensi memperluas konflik regional, terutama setelah perang selama sekitar 40 hari antara Amerika Serikat dan Iran yang baru saja berakhir dengan kesepakatan gencatan senjata sementara.



