Teheran, Purna Warta – Angkatan Darat Iran mengatakan pihaknya melakukan gelombang baru serangan pesawat tak berawak balasan terhadap Pangkalan Udara Al-Azraq AS di Yordania, menargetkan daerah yang menampung jet tempur F/A-18 dan hanggar peralatan militer besar.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu, Angkatan Darat Iran mengatakan fase kedelapan Operasi Thunderbolt diluncurkan pada dini hari setelah serangan baru AS terhadap Iran.
Menurut pernyataan tersebut, operasi tersebut melibatkan gelombang baru serangan drone terhadap pangkalan militer AS di wilayah tersebut, dengan serangan drone yang berkeliaran menargetkan area di mana jet tempur F/A-18 ditempatkan serta hanggar peralatan besar di Pangkalan Udara Al-Azraq AS di Yordania. Angkatan Darat mengatakan fasilitas tersebut telah diserang untuk kedua kalinya.
Pernyataan itu mengatakan Angkatan Darat Iran akan terus mempertahankan keamanan negara dan integritas wilayahnya dengan tekad, dan bersumpah bahwa tidak ada ancaman yang tidak terjawab.
Ia menambahkan bahwa kemampuan militer Iran tidak dimaksudkan untuk memulai perang tetapi dipertahankan untuk menjaga kemerdekaan negara dan integritas wilayah dengan tekad yang teguh.


