Teheran, Purna Warta – Serangan bermusuhan AS di berbagai wilayah di Provinsi Hormozgan di selatan Iran telah menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 19 lainnya, menyebabkan kerusakan pada infrastruktur komunikasi utama, termasuk enam jembatan, kata para pejabat Iran.
Menurut laporan, serangan AS pada Kamis malam dan Jumat dini hari menargetkan beberapa lokasi di Hormozgan, mengakibatkan korban sipil dan kerusakan infrastruktur transportasi.
Salah satu serangan terberat terjadi di sepanjang jalur komunikasi Bandar Abbas–Lar dan di wilayah Kahurestan di Kabupaten Bandar Khamir, di mana beberapa jembatan dihantam dan dihancurkan.
Menyusul hancurnya salah satu jembatan, sebuah kendaraan yang lewat jatuh dari bangunan yang rusak, menewaskan tujuh orang dan melukai sembilan lainnya.
Dalam serangan lain yang menargetkan lingkungan Tappe Allah di Bandar Abbas, satu warga sipil menjadi martir dan delapan lainnya terluka.
Persimpangan kereta api Bandar Abbas juga menjadi sasaran, menyebabkan dua orang terluka.
Laporan lapangan menunjukkan bahwa beberapa ledakan terjadi di sekitar desa Masan di Pulau Qeshm. Dampak proyektil juga dilaporkan terjadi di wilayah Bandar Lengeh dan Kabupaten Sirik.
Kantor Gubernur Hormozgan mengumumkan bahwa beberapa jembatan besar di Kabupaten Bandar Khamir telah rusak dan mendesak warga untuk menghindari menggunakan rute yang terkena dampak sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Menurut pemerintah provinsi, bangunan yang rusak antara lain Jembatan Gariveh di jalur Bandar Abbas–Bandar Khamir–Lar, jembatan setelah desa Latidan di jalur pulang, dua jembatan di jalur Kahurestan–Lar, sebuah jembatan yang belum selesai di jalan Bandar Khamir–Keshar–Bandar Abbas, dan jembatan desa Maru di Kabupaten Bandar Khamir.
Kantor gubernur meminta masyarakat menghindari jalan rusak, menggunakan jalur alternatif, dan tetap membuka akses bagi tim penyelamat, pasukan polisi, dan petugas pemadam kebakaran untuk memfasilitasi operasi darurat.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Iran mengatakan jumlah keseluruhan korban akibat serangan AS sejak dimulainya perang pada bulan Juli telah melampaui 400 orang yang terluka, dengan 38 warga Iran menjadi martir pada pukul 6:30 pagi pada tanggal 17 Juli.
Kepala Pusat Hubungan Masyarakat kementerian mengatakan dalam sebuah postingan di media sosial bahwa di antara korban adalah 22 perempuan terluka, tiga perempuan syahid, sembilan orang di bawah usia 18 tahun yang terluka, dan satu orang di bawah 18 tahun yang menjadi syahid. Dia menambahkan bahwa 47 orang yang terluka masih dirawat di rumah sakit dan meminta masyarakat untuk mendoakan kesembuhan mereka.


