Serangan AS di Bandar Abbas Tewaskan Ibu, Meninggalkan Anak Berusia 1 Tahun Tangan Diamputasi

Teheran, Purna Warta – Serangan AS di lingkungan Tappe Allah di Bandar Abbas di Iran selatan menewaskan seorang wanita dan menyebabkan anaknya yang berusia satu tahun terluka parah dengan tangan diamputasi, sementara delapan orang lainnya juga terluka, menurut laporan lokal.

Tim darurat dan medis dari Universitas Ilmu Kedokteran Hormozgan segera tiba di lokasi kejadian setelah serangan AS di lingkungan Tappe Allah dan memulai operasi penyelamatan dan perawatan, lapor koresponden Tasnim dari Bandar Abbas.

Menurut informasi terakhir, penyerangan tersebut mengakibatkan seorang wanita syahid dan menambah jumlah korban luka menjadi delapan.

Laporan lebih lanjut mengindikasikan bahwa anak perempuan berusia satu tahun yang meninggal juga terluka parah dalam ledakan tersebut. Tangan anak tersebut diamputasi, dan luka pecahan peluru di dada menyebabkan bayi tersebut berada dalam kondisi kritis.

Dari delapan orang yang terluka, tujuh orang menderita luka akibat gelombang ledakan, sementara satu orang lainnya mengalami patah tulang pada anggota badan.

Serangan itu adalah bagian dari gelombang serangan AS yang lebih luas di Provinsi Hormozgan di Iran selatan, yang menurut para pejabat Iran menyebabkan jatuhnya korban sipil dan kerusakan pada infrastruktur penting.

Serangan yang dilakukan pada Kamis malam dan Jumat dini hari menargetkan beberapa wilayah di Provinsi Hormozgan, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 19 lainnya, serta merusak infrastruktur komunikasi utama, termasuk enam jembatan.

Salah satu serangan terberat terjadi di sepanjang rute Bandar Abbas–Lar dan di wilayah Kahurestan di Kabupaten Bandar Khamir, di mana beberapa jembatan rusak dan hancur. Sebuah kendaraan yang melaju di salah satu jembatan yang rusak jatuh setelah bangunan tersebut dihantam, menewaskan tujuh orang dan melukai sembilan lainnya.

Sasaran lainnya termasuk persimpangan kereta api Bandar Abbas, di mana dua orang terluka, serta daerah di desa Masan di Pulau Qeshm, Bandar Lengeh dan Kabupaten Sirik, di mana dilaporkan terjadi ledakan dan dampak proyektil.

Kementerian Kesehatan Iran mengatakan bahwa sejak awal perang bulan Juli, serangan AS telah mengakibatkan lebih dari 400 orang terluka dan 38 orang Iran tewas pada pukul 6:30 pagi tanggal 17 Juli. Kementerian tersebut mengatakan bahwa korban tersebut termasuk 22 wanita terluka, tiga wanita tewas, sembilan orang di bawah usia 18 tahun yang terluka, dan satu orang di bawah 18 tahun tewas. Ditambahkannya, 47 orang yang terluka masih dirawat di rumah sakit dan membutuhkan perawatan medis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *