Teheran, Purna Warta – Angkatan Darat Iran mengutuk keputusan Inggris yang menetapkan Korps Pengawal Revolusi Islam sebagai “organisasi teroris”, menegaskan kembali solidaritasnya dengan IRGC dan menekankan bahwa kedua cabang Angkatan Bersenjata akan terus berdiri bersama dalam menjaga Iran.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu, Angkatan Darat Iran mengecam tindakan Inggris tersebut, dan menggambarkan IRGC sebagai kekuatan kunci dalam memerangi terorisme dan menekankan bahwa mereka telah memainkan peran penting dalam melindungi keamanan nasional Iran dan berkontribusi terhadap stabilitas regional.
Angkatan Darat menyatakan dukungan penuh terhadap IRGC, menekankan bahwa, di bawah komando Pemimpin Revolusi Islam, Angkatan Darat dan IRGC tetap bersatu dalam menghadapi ancaman eksternal dan mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayah Iran.
Pernyataan itu muncul sehari setelah Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras keputusan Inggris tersebut, dan menyebutnya bermotif politik dan bertentangan dengan hukum internasional. Kementerian tersebut menekankan bahwa IRGC adalah bagian integral dari Angkatan Bersenjata resmi Iran, bertugas bersama Angkatan Darat untuk mempertahankan kemerdekaan negara, integritas wilayah, dan keamanan nasional.
Kementerian Luar Negeri juga menyoroti peran IRGC dalam memerangi kelompok teroris Daesh (ISIL) dan memperingatkan bahwa Teheran berhak mengambil tindakan timbal balik dalam menanggapi keputusan London, dan meminta pertanggungjawaban pemerintah Inggris atas segala konsekuensi politik, hukum, dan diplomatik yang timbul dari tindakan tersebut.


