RIyadh, Purna Warta – Sebuah laporan menyebutkan bahwa dalam serangan rudal Iran terhadap sebuah pangkalan udara di Arab Saudi, beberapa pesawat pengisi bahan bakar milik Angkatan Udara United States mengalami kerusakan.
Surat kabar The Wall Street Journal mengutip dua pejabat Amerika yang melaporkan bahwa dalam serangan tersebut, lima pesawat pengisi bahan bakar yang ditempatkan di Prince Sultan Air Base di Arab Saudi menjadi sasaran dan mengalami kerusakan.
Kantor berita Reuters, yang memuat ulang laporan tersebut, menuliskan bahwa pesawat-pesawat itu berada di darat di pangkalan ketika serangan terjadi dan mengalami kerusakan, namun tidak hancur sepenuhnya. Menurut sumber-sumber tersebut, pesawat-pesawat itu saat ini sedang menjalani perbaikan dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut.
Namun demikian, Reuters menekankan bahwa laporan tersebut didasarkan pada pernyataan sumber-sumber Amerika, dan hingga kini belum ada konfirmasi resmi yang independen dari militer Amerika Serikat mengenai rincian kejadian tersebut.


