Serangan AS-Israel di Timur Tehran Menewaskan Anak – Anak, Rumah dan Infrastruktur Rusak

iIstisyhad

Tehran, Purna Warta – Sebuah wilayah pemukiman di timur Teheran menjadi sasaran serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Senin dini hari, menewaskan enam anak-anak dan menimbulkan kerusakan besar pada properti.

Menurut laporan Dinas Ambulans dan Kedaruratan Teheran, korban tewas terdiri dari tiga gadis di bawah usia 10 tahun, dua anak laki-laki berusia empat dan tujuh tahun, serta satu anak lain di bawah usia 10 tahun. Selain itu, tujuh warga lain mengalami luka-luka dan segera dibawa ke rumah sakit setempat untuk perawatan medis.

Kerusakan fisik akibat serangan juga signifikan. Tiga unit hunian hancur total, sementara sekitar 50 bangunan lain di sekitar lokasi mengalami kerusakan serius. Tim operasi Palang Merah dilaporkan segera dikerahkan untuk memberikan bantuan darurat kepada korban dan warga terdampak.

Pemberitaan di Iran melaporkan bahwa serangan ini terjadi di tengah eskalasi konflik militer AS-Israel terhadap fasilitas militer dan infrastruktur Iran, termasuk serangan rudal dan drone di wilayah strategis. Serangan ini menambah daftar panjang korban sipil dalam beberapa pekan terakhir, termasuk lebih dari 100 fasilitas sipil yang terdampak di seluruh Iran.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Iran menyatakan bahwa sejak awal agresi, lebih dari 4.700 wanita dan hampir 2.000 anak-anak telah terluka, dengan ratusan masih dirawat di rumah sakit, menegaskan bahwa serangan ini telah menciptakan krisis kemanusiaan yang signifikan.

Hamas dan Hizbullah melalui pernyataan resmi mengecam serangan ini, menyebutnya sebagai “kejahatan perang terhadap anak-anak dan warga sipil yang tidak bersalah,” dan menyerukan komunitas internasional untuk mengambil tindakan tegas terhadap agresor.

Analis geopolitik menekankan bahwa serangan terhadap area sipil ini, di samping serangan terhadap infrastruktur militer, menimbulkan tekanan global terhadap pasar energi dan memperburuk ketegangan di Teluk Persia, yang berpotensi memicu kenaikan harga minyak lebih lanjut.

Serangan gabungan AS-Israel di timur Tehran menambah daftar panjang korban sipil, terutama anak-anak, dan menimbulkan kerusakan besar pada hunian serta infrastruktur sipil. Komunitas internasional kini menghadapi tekanan moral dan politik untuk merespons agresi yang mengancam keselamatan warga sipil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *