Gaza Purna Warta – Seorang gadis Palestina tewas dan dua lainnya luka-luka pada hari Selasa ketika rezim Israel melakukan serangan baru di Jalur Gaza, kata sumber medis, dalam pelanggaran gencatan senjata yang telah berlaku sejak 10 Oktober.
Sumber medis mengatakan seorang gadis berusia 11 tahun ditembak mati oleh tembakan tentara Israel di daerah al-Zarqa di lingkungan al-Tuffah di timur Kota Gaza, daerah tempat pasukan Israel telah mundur sesuai dengan ketentuan gencatan senjata.
Menurut saksi mata, kendaraan militer Israel yang ditempatkan di sebelah timur lingkungan tersebut melepaskan tembakan hebat ke daerah itu, menewaskan gadis itu setelah terkena tembakan langsung dari penembak jitu.
Sementara itu, seorang wanita dan seorang anak terluka akibat tembakan Israel yang menargetkan warga sipil pengungsi di kamp Halawa di kota Jabalia di Gaza utara, menurut sumber medis.
Warga Palestina menuduh rezim Israel berulang kali melanggar perjanjian gencatan senjata yang menghentikan genosida Israel selama dua tahun terhadap Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 71.000 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 171.000 lainnya sejak Oktober 2023.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, setidaknya 414 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 1.100 lainnya terluka akibat tembakan Israel sejak gencatan senjata diberlakukan.


