Beirut, Purna Warta – Pesawat tempur Israel melancarkan serangan di Pinggiran Kota Selatan Beirut pada hari Minggu, menargetkan sebuah bangunan tempat tinggal di daerah Tahwitat al-Ghadir.
Koresponden Al Mayadeen melaporkan bahwa serangan Israel dengan beberapa rudal menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di daerah padat penduduk di Pinggiran Selatan ibu kota Lebanon.
Koresponden kemudian melaporkan bahwa satu orang menjadi martir dan beberapa lainnya terluka dalam agresi Israel di Pinggiran Kota Selatan Beirut.
Serangan itu bertepatan dengan pengumuman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Perang Israel Katz, yang mengumumkan bahwa militer Israel sedang melakukan serangan di Pinggiran Kota Selatan Beirut.
Sementara itu, saluran Kan Israel melaporkan bahwa pemerintahan Trump telah diberitahu sebelum serangan tersebut.
Agresi Israel terjadi ketika para pemimpin resmi Lebanon terus bersikeras melakukan negosiasi langsung dengan pendudukan, sebuah tindakan yang ditolak oleh kelompok perlawanan, basis pendukungnya, dan para patriot dari seluruh spektrum politik Lebanon.


