Brussel, Purna Warta – Uni Eropa sedang mempertimbangkan apakah akan menjatuhkan sanksi kepada Menteri Keamanan Nasional rezim Israel Itamar Ben-Gvir atas perlakuannya terhadap aktivis pro-Palestina di armada bantuan Gaza.
Mengutip orang-orang yang mengetahui masalah ini, Bloomberg melaporkan pada hari Jumat bahwa para pejabat UE memberi tahu duta besar negara-negara anggota pada hari Rabu bahwa para diplomat telah mulai mengambil tindakan potensial terhadap Ben-Gvir, meskipun terjadi perpecahan di antara negara-negara anggota blok tersebut.
Laporan itu mengatakan diskusi masih pada tahap awal dan berlangsung secara tertutup. Juru bicara Komisi Eropa tidak segera menanggapi permintaan komentar Bloomberg.
Israel menyerang armada kemanusiaan Global Sumud tujuan Gaza di perairan internasional pada pertengahan Mei. Siaran langsung dari armada tersebut menunjukkan pasukan angkatan laut Israel mencegat kapal-kapal tersebut.
Sebuah video yang kemudian diedarkan oleh otoritas Israel menunjukkan Ben-Gvir berjalan di antara para aktivis yang ditahan yang berlutut dalam formasi padat sambil diikat, sehingga memicu kritik global yang luas.
Ben-Gvir muncul dalam rekaman itu sambil mengibarkan bendera Israel dan mengejek para tahanan. Semua aktivis kemudian dibebaskan setelah mendapat reaksi internasional.


