Presiden Iran: Melindungi Mata Pencaharian Rakyat Prioritas Utama Pemerintah

Teheran, Purna Warta – Melindungi mata pencaharian rumah tangga adalah prioritas mendasar bagi pemerintah, kata Presiden Iran Masoud Pezeshkian, merujuk pada proyeksi anggaran dan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas di tengah perang agresi AS-Israel terhadap Iran.
Pertemuan Dewan Koordinasi Ekonomi Iran diadakan pada hari Minggu yang dipimpin oleh presiden.

Selama sesi tersebut, para peserta meninjau laporan tentang langkah-langkah yang diambil untuk memastikan pasokan dan distribusi barang-barang penting, penilaian proyeksi pendapatan dan pengeluaran dalam anggaran Iran tahun 1405, dan perkiraan mengenai sumber daya devisa dan pengeluaran negara untuk tahun berjalan mengingat keadaan khusus yang timbul dari perang agresi tanpa provokasi yang dilakukan oleh AS dan rezim Zionis.

Pertemuan tersebut juga mengkaji berbagai skenario ekonomi yang dihadapi negara, serta kebijakan dan rencana pemerintah untuk mengatasi berbagai kondisi ekonomi. Para pejabat membahas strategi yang bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi, melindungi mata pencaharian masyarakat, dan memastikan penyediaan kebutuhan nasional yang penting secara berkelanjutan.

Dalam pidatonya, Pezeshkian menekankan bahwa mendukung mata pencaharian rumah tangga tetap menjadi prioritas strategis utama kabinetnya.

“Mata pencaharian masyarakat adalah prinsip mendasar dan tak dapat ditawar bagi saya,” katanya. “Pemerintah berkewajiban untuk menggunakan semua kapasitas yang tersedia untuk memperkuat daya beli masyarakat dan mengurangi tekanan ekonomi pada berbagai segmen masyarakat.”

Presiden juga menyoroti strategi pembiayaan pemerintah, dengan mengatakan, “Menarik investasi adalah salah satu jalan penting untuk mengamankan sumber daya, tetapi di samping itu, manajemen biaya dan penghapusan pengeluaran yang tidak perlu harus diupayakan secara serius.”

Ia juga menggarisbawahi pentingnya mengelola konsumsi energi.

“Di sektor air, listrik, dan bahan bakar, program konservasi yang efektif harus diimplementasikan, dan sumber daya yang dihasilkan melalui penghematan ini harus digunakan secara langsung untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” kata presiden.

Merujuk pada narasi media yang tidak akurat dan tidak adil mengenai penyebab kenaikan inflasi, Pezeshkian berpendapat bahwa tantangan ekonomi tidak dapat semata-mata dikaitkan dengan kinerja pemerintah.

“Dalam kondisi di mana ekonomi negara secara langsung terpengaruh oleh perang yang dipaksakan oleh AS dan rezim Zionis terhadap Iran, pembatasan yang diakibatkan oleh sanksi ekonomi, dan tekanan perdagangan termasuk blokade maritim, semua perkembangan harga tidak dapat semata-mata dikaitkan dengan kinerja pemerintah,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *