Respon Hizbullah Terhadap Serangan Israel: 41 Operasi Militer dalam 24 Jam Terakhir

Jawaban HIzbullah

Beirut, Purna Warta – Hizbullah mengumumkan melalui sejumlah pernyataan resmi bahwa para pejuangnya telah melaksanakan 41 operasi militer terhadap target, posisi, dan peralatan militer Israel dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Baca juga: Pembatasan Kebebasan Berpendapat (Kafkaesque): Inggris Larang Tokoh Media Terkemuka AS Masuk karena Kritik Israel

Menurut laporan yang dikutip dari Al-Masirah, media-media Israel mengakui bahwa sejak tengah malam hingga pukul 01.55 dini hari Selasa, sirene peringatan serangan telah berbunyi lebih dari 70 kali di berbagai wilayah utara Palestina yang diduduki.

Berdasarkan laporan tersebut, rudal-rudal Hizbullah menargetkan sejumlah kawasan di wilayah Galilea Tengah, kota Safed, serta bagian utara Tiberias. Menyusul serangan rudal dan drone yang diluncurkan dari Lebanon, sirene bahaya juga diaktifkan di wilayah Galilea Barat, dan penduduk setempat diperintahkan segera menuju tempat perlindungan.

Hizbullah juga menyatakan bahwa para pejuang perlawanan berhasil meledakkan sejumlah ranjau dan jebakan peledak di jalur yang dilalui unit infanteri dan pasukan lapis baja Israel yang berusaha maju menuju kawasan Hadatha di Lebanon selatan. Menurut kelompok tersebut, dua kendaraan lapis baja mengalami kerusakan dan laju pasukan Israel berhasil dihentikan.

Perlawanan Islam Lebanon menegaskan bahwa bentrokan di poros Hadatha masih terus berlangsung dengan intensitas tinggi.

Dalam operasi lainnya, Hizbullah mengklaim telah menyerang sebuah tank Merkava menggunakan drone bunuh diri tipe Ababil, sementara pasukan pendukung Israel menjadi sasaran serangan rudal dan tembakan artileri.

Baca juga: Netanyahu Perintahkan Serangan ke Dahiyeh Beirut Meski Gencatan Senjata Masih Berlaku

Kelompok itu juga melaporkan bahwa dua tank Merkava lainnya di kawasan al-Baloua menjadi sasaran dua drone bunuh diri Ababil yang menghantam target secara langsung.

Selain itu, Hizbullah mengumumkan penyerangan terhadap sebuah tank Merkava yang berada dalam formasi pasukan lapis baja Israel di utara kawasan al-Bayyada. Menurut pernyataan tersebut, serangan itu memaksa pasukan Israel mundur di bawah gempuran artileri berat dari pihak perlawanan.

Pada akhir laporannya, Hizbullah menyatakan bahwa sebuah tank Merkava ketiga di kawasan al-Baloua berhasil dihancurkan sepenuhnya melalui tembakan rudal berpemandu langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *