Teheran, Purna Warta – Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf mengaitkan konsolidasi gencatan senjata komprehensif di Lebanon dengan perlawanan Hizbullah dan persatuan regional, sambil menyerukan AS untuk mematuhi perjanjian dan mempertimbangkan kembali pendekatan “Israel Pertama” mereka.
Dalam pesan yang diposting di akun X-nya pada hari Kamis, Qalibaf menekankan peran Hizbullah dan poros perlawanan yang lebih luas dalam membentuk perkembangan di Lebanon, menegaskan bahwa Iran dan kelompok-kelompok perlawanan tetap selaras baik dalam kondisi perang maupun gencatan senjata.
“Penyelesaian dan konsolidasi gencatan senjata komprehensif di Lebanon akan menjadi hasil dari perlawanan dan perjuangan teguh Hizbullah yang hebat dan persatuan Poros Perlawanan,” katanya.
“Amerika Serikat harus mematuhi perjanjian tersebut,” tambah Qalibaf.
“Perlawanan dan Iran adalah satu jiwa, baik dalam perang maupun gencatan senjata,” katanya.
“Amerika harus menarik diri dari kesalahan ‘Israel Pertama’,” tegas Ketua Parlemen Iran.


