Qalibaf: Iran Mengubah Persamaan Gencatan Senjata melalui Respons Pembalasan

Teheran, Purna Warta – Iran berhasil mengubah persamaan perjanjian gencatan senjata yang hanya ada di atas kertas namun berulang kali dilanggar dalam praktiknya, kata Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf, seraya memperingatkan bahwa tanggapan Teheran akan terus berlanjut kecuali jika langkah-langkah yang benar-benar membangun kepercayaan benar-benar diambil.

Qalibaf melontarkan pernyataan tersebut dalam sebuah postingan di akun X-nya di tengah meningkatnya ketegangan regional menyusul serangan Israel di pinggiran selatan Beirut dan berlanjutnya pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata tanggal 8 April, perkembangan yang memicu serangkaian tindakan pembalasan Iran terhadap sasaran militer Israel.

“Kita mengacaukan gencatan senjata yang ada di atas kertas, namun berulang kali dilanggar di lapangan. Sampai ada keinginan tulus untuk membangun kepercayaan, respons Iran akan tetap sama,” katanya.

Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) mengatakan mereka telah menargetkan pangkalan udara Ramat David dengan rudal balistik, menggambarkan situs tersebut sebagai sumber serangan Israel terhadap Lebanon, termasuk serangan yang menyebabkan korban sipil dan pengungsian di distrik Dahiyeh di Beirut dan Lebanon selatan.

Pada Senin pagi, IRGC meluncurkan “Operasi Nasr (Kemenangan),” yang menargetkan pangkalan udara Tel Nof dan Nevatim di wilayah pendudukan sebagai tanggapan atas serangan rudal Israel terhadap fasilitas radar di Iran.

Sementara itu, Markas Pusat Khatam al-Anbia Iran mengumumkan penangguhan operasi militer terhadap rezim Israel pada Senin sore namun mengatakan bahwa tindakan tersebut tidak boleh ditafsirkan sebagai pengekangan jika terjadi agresi lebih lanjut.

Markas besar tersebut menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran telah memberikan “respon yang menyakitkan” terhadap tindakan Israel di Lebanon selatan dan wilayah Dahiyeh di Beirut untuk mendukung rakyat Lebanon, dan memperingatkan bahwa agresi apa pun di masa depan akan memicu “tindakan yang jauh lebih parah dan menghancurkan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *