Presiden Iran Serukan Ekonomi Berbasis Teknologi yang Terinspirasi BRICS dan SCO

Teheran, Purna Warta – Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan masa depan ekonomi Iran bergantung pada pembangunan ekonomi pasca-minyak yang berakar pada kemajuan teknologi, inovasi ilmiah, dan pembelajaran dari mitra internasional, khususnya anggota BRICS dan SCO.

Baca juga: Iran Kecam Pembantaian Warga Sipil di Masjid Sudan

Berpidato dalam pertemuan yang diadakan pada Sabtu malam untuk membahas strategi pengembangan teknologi Iran, Pezeshkian mengatakan perubahan pesat dalam ekonomi global, terutama di kawasan Teluk Persia, sedang membentuk kembali model pembangunan nasional.

Ia menyatakan bahwa Iran harus fokus pada penciptaan kekayaan dan industri berbasis pencapaian ilmiah serta transfer pengetahuan dari universitas ke perusahaan-perusahaan inovatif dan industri.

“Landasan pemerintah adalah menjadikan transformasi teknologi dan ilmiah sebagai kerangka kerja utama untuk semua pengambilan keputusan,” tambahnya, seraya menekankan bahwa teknologi dan inovasi harus memandu perencanaan ekonomi dan reformasi tata kelola.

Presiden juga menekankan perlunya memanfaatkan “pengalaman sukses negara-negara anggota organisasi regional dan internasional seperti BRICS dan Organisasi Kerja Sama Shanghai”.

Baca juga: Utusan Iran untuk PBB: EU3 dan AS Bertanggung Jawab Penuh atas Pengabaian Resolusi 2231

Selama sesi tersebut, para peserta menguraikan prioritas utama untuk memajukan lanskap teknologi Iran, seperti memprioritaskan sektor teknologi di tingkat nasional untuk memfokuskan sumber daya secara efektif, menjalin kemitraan yang lebih erat dengan negara-negara sekutu dan negara-negara terkemuka untuk memanfaatkan keahlian mereka, meningkatkan tata kelola dengan mengimplementasikan proyek-proyek teknologi berskala besar untuk menjembatani kesenjangan dengan tren global, mendukung sektor swasta untuk memfasilitasi kebangkitan perusahaan teknologi besar Iran yang mampu bersaing secara internasional, dan memposisikan perusahaan-perusahaan Iran secara global, terutama di sektor-sektor berpotensi tinggi seperti bioteknologi, nanoteknologi, teknologi canggih, dan kecerdasan buatan.

Pezeshkian juga menekankan bahwa pemerintahannya memandang kemajuan teknologi bukan sebagai kebijakan pelengkap, melainkan sebagai inti dari strategi ekonomi Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *