Presiden Iran: Negosiasi Bertujuan untuk Mengamankan Hak-Hak Bangsa Iran

Teheran, Purna Warta – Presiden Masoud Pezeshkian menekankan bahwa bangsa Iran tidak akan pernah tunduk kepada musuh, mengatakan bahwa setiap rencana negosiasi tidak berarti menyerah atau mundur, tetapi bertujuan untuk mengamankan hak-hak rakyat Iran dan dengan tegas membela kepentingan nasional.

Baca juga: 12 Polisi Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Pakistan Barat Laut

Pertemuan gugus tugas untuk rekonstruksi kerusakan yang disebabkan oleh perang agresi AS-Israel terhadap Iran diadakan di Teheran pada hari Minggu dengan kehadiran Presiden Pezeshkian.

Selama pertemuan tersebut, presiden menekankan bahwa bangsa Iran tidak akan pernah tunduk kepada musuh dan bahwa setiap diskusi tentang dialog atau negosiasi tidak boleh diartikan sebagai menyerah atau mundur. Ia mengatakan tujuan dari upaya tersebut adalah untuk memulihkan hak-hak bangsa Iran dan dengan tegas melindungi kepentingan nasional.

Pezeshkian juga menggarisbawahi perlunya mempercepat rekonstruksi daerah yang rusak, khususnya unit-unit perumahan.

Ia menyatakan bahwa memastikan keamanan psikologis dan ketenangan pikiran bagi keluarga yang terdampak adalah prioritas utama pemerintahannya selama fase rekonstruksi dan kompensasi, menambahkan bahwa semua badan eksekutif berkewajiban untuk menjalankan upaya pelayanan publik dengan koordinasi, kecepatan, dan kekompakan maksimal.

Baca juga: Para Pengunjuk Rasa Menggelar Demonstrasi Anti-Monarki di Seluruh Inggris Menuntut Pengakhiran Kekuasaan Kerajaan

Pada saat yang sama, presiden mencatat bahwa mengingat skala kehancuran dan kerusakan yang disebabkan oleh perang AS-Israel, negara ini masih membutuhkan partisipasi publik yang luas, solidaritas, dan kerja sama dari lembaga-lembaga sosial.

Ia mengatakan bahwa semua sektor masyarakat harus bergandengan tangan untuk berhasil mengatasi masa sulit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *