12 Polisi Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Pakistan Barat Laut

Islamabad, Purna Warta – Setidaknya 12 personel polisi tewas dan beberapa lainnya luka-luka setelah seorang pelaku bom bunuh diri menabrakkan kendaraan bermuatan bahan peledak ke instalasi polisi di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan barat laut, kata sumber resmi pada hari Minggu.

Baca juga: Para Pengunjuk Rasa Menggelar Demonstrasi Anti-Monarki di Seluruh Inggris Menuntut Pengakhiran Kekuasaan Kerajaan

Serangan itu menargetkan instalasi di distrik Bannu di provinsi tersebut pada pukul 20:55 waktu setempat pada hari Sabtu (1555 GMT), menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas tersebut, kata sumber tersebut kepada Xinhua dengan syarat anonim.

“Serangan itu melibatkan alat peledak improvisasi yang dibawa kendaraan, diikuti oleh aktivitas drone quadcopter dan serangan darat berikutnya oleh militan,” tambah sumber tersebut.

Tim penyelamat, dibantu oleh alat berat, melanjutkan operasi pembersihan di lokasi tersebut karena pihak berwenang khawatir lebih banyak mayat mungkin masih terjebak di bawah reruntuhan, kata para pejabat.

Tim Penjinak Bom memperkirakan bahwa antara 1.200 dan 1.500 kg bahan peledak digunakan dalam serangan itu, tambah sumber tersebut.

Baca juga: Departemen Kehakiman AS Menghadapi Dampak Negatif atas Upaya Menuntut Mantan Kepala FBI

Sebuah kelompok militan yang diidentifikasi sebagai Ittehad-ul-Mujahideen Pakistan (IMP) mengklaim bertanggung jawab atas pemboman yang mengakibatkan 12 polisi tewas tersebut melalui saluran media sosial.

Pakistan telah menyaksikan peningkatan serangan militan di wilayah barat lautnya yang berbatasan dengan Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir, khususnya menargetkan personel keamanan dan lembaga penegak hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *