Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian memerintahkan pembentukan satuan tugas khusus untuk menemukan solusi dalam mengatasi ancaman badai debu yang semakin meningkat. Satuan tugas ini terdiri dari para ahli, akademisi, dan perwakilan dari kementerian dan badan eksekutif terkait.
Arahan presiden dikeluarkan dalam rapat kabinet pada hari Minggu, ketika Shina Ansari, kepala Departemen Lingkungan Hidup, menyampaikan laporan rinci tentang badai debu sebagai ancaman, beserta strategi nasional untuk mengatasi masalah tersebut.
Satuan tugas khusus ini akan bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengimplementasikan rencana operasional guna mengatasi badai debu, serta memanfaatkan pengalaman internasional yang telah berhasil, demikian dilaporkan situs web presiden.
Menyebut perlindungan lingkungan sebagai salah satu prioritas terpenting bangsa, Pezeshkian menekankan bahwa menjaga sumber daya alam dan ekosistem merupakan landasan tata kelola yang baik.
Ia menekankan bahwa semua upaya harus berfokus pada pelestarian lahan untuk generasi mendatang dan mewariskan warisan yang hijau dan berkelanjutan.


