Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyoroti perlunya koordinasi yang lebih erat di antara negara-negara regional dan Islam selama percakapan telepon dengan Presiden Kirgistan Sadyr Japarov, mengatakan bahwa kerja sama kolektif sangat penting untuk mengatasi tantangan regional yang sedang berlangsung.
Berbicara dengan Presiden Japarov pada hari Selasa dalam rangka Idul Adha, Pezeshkian mengucapkan selamat kepada pemerintah dan bangsa Kirgistan atas hari raya Islam tersebut dan menggambarkan Idul Adha sebagai simbol pengabdian, persatuan, dan kasih sayang timbal balik di antara umat Muslim.
Ia mengatakan pelajaran spiritual dan sosial dari kesempatan ini memberikan peluang bagi negara-negara Islam untuk memperkuat hubungan persahabatan, memperluas kerja sama regional, dan memperdalam konvergensi pada isu-isu yang menjadi perhatian bersama.
Presiden Iran juga berterima kasih kepada Kyrgyzstan atas penentangannya terhadap resolusi anti-Iran baru-baru ini di Dewan Keamanan PBB, dengan mengatakan bahwa posisi Bishkek mencerminkan sifat persahabatan hubungan antara kedua negara serta sikap independen Kyrgyzstan dalam masalah internasional.
Pezeshkian selanjutnya menunjuk pada perkembangan positif hubungan antara Teheran dan Bishkek dan menyerukan perluasan kerja sama bilateral di sektor politik, ekonomi, perdagangan, transportasi, energi, dan regional.
Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan sepenuhnya kapasitas yang tersedia melalui kerangka kerja regional dan internasional, terutama Organisasi Kerja Sama Shanghai.
Kedua presiden juga meninjau perkembangan terbaru dalam kerja sama bilateral dan menekankan kelanjutan konsultasi dan upaya bersama yang bertujuan untuk melayani kepentingan bersama bangsa Iran dan Kyrgyzstan.
Sementara itu, Presiden Japarov menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada pemerintah dan rakyat Iran dan mengundang Pezeshkian untuk berpartisipasi dalam KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai yang akan datang yang dijadwalkan berlangsung di Bishkek.
Presiden Kirgistan menyampaikan harapan bahwa kunjungan tersebut akan berkontribusi pada perluasan lebih lanjut hubungan bilateral dan interaksi yang lebih erat di antara negara-negara anggota SCO.


