Pezeshkian Mendesak Solidaritas Muslim yang Lebih Kuat dalam Pembicaraan Idul Adha dengan Para Pemimpin Irak

Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengadakan percakapan telepon terpisah dengan presiden dan perdana menteri Irak pada kesempatan Idul Adha, menekankan pentingnya meningkatkan persatuan di antara negara-negara Islam dan memperluas kerja sama Teheran-Baghdad di berbagai sektor.

Selama percakapan telepon pada hari Selasa, Pezeshkian menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada pemerintah dan bangsa Irak, mendoakan mereka agar terus damai, makmur, dan sejahtera.

Ia menggambarkan Idul Adha sebagai manifestasi mendalam dari iman, pengorbanan, dan solidaritas di dunia Muslim, mengatakan bahwa kesempatan ini menawarkan peluang untuk memperkuat persaudaraan dan koordinasi yang lebih erat di antara negara-negara Islam.

Presiden Iran mencatat bahwa prinsip dan pesan bersama dari hari raya keagamaan tersebut dapat menjadi dasar bagi kerja sama yang lebih luas di antara negara-negara Muslim dalam mengatasi tantangan regional dan menggagalkan upaya yang bertujuan untuk menciptakan perpecahan di dalam umat Islam.

Pezeshkian juga menyoroti hubungan yang erat dan strategis antara Iran dan Irak, menyatakan bahwa hubungan antara kedua negara tetangga tersebut didasarkan pada hubungan historis, keagamaan, budaya, dan antar masyarakat yang telah lama terjalin.

Ia menyerukan keterlibatan yang lebih luas dan kerja sama bilateral yang lebih dalam di berbagai bidang termasuk politik, perdagangan, ekonomi, ilmu pengetahuan, budaya, keamanan, dan urusan regional, seperti yang dilaporkan situs web resminya.

Diskusi tersebut juga menyentuh perkembangan regional terkini dan kerja sama bersama yang sedang berlangsung antara Teheran dan Baghdad, dengan kedua pihak menekankan pentingnya menjaga konsultasi dan mempercepat implementasi kesepakatan yang telah dicapai sebelumnya dalam mengejar kepentingan bersama.

Mengacu pada situasi di kawasan tersebut, Presiden Iran menyatakan harapan bahwa inisiatif diplomatik dan politik yang sedang berlangsung akan berkontribusi pada pembentukan perdamaian dan stabilitas yang berkelanjutan, menambahkan bahwa upaya yang bertujuan untuk mengakhiri konflik dan meredakan ketegangan harus menghasilkan hasil yang praktis.

Pezeshkian juga mengundang presiden dan perdana menteri Irak untuk mengunjungi Iran, dengan mengatakan bahwa pertukaran semacam itu dapat membantu memperkuat hubungan strategis dan memperdalam ikatan persaudaraan antara kedua negara tetangga tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *