Teheran, Purna Warta – Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan Republik Islam Iran mengulurkan tangan persaudaraan dan interaksi yang bermartabat kepada dunia Muslim, sambil tetap teguh menjaga kedaulatan dan kekuatan nasional Iran.
Dalam pesan yang menandai Idul Adha pada hari Rabu, Presiden Pezeshkian mengucapkan selamat kepada bangsa Iran dan seluruh umat Islam atas kesempatan yang penuh berkah ini, menggambarkan hari raya ini sebagai manifestasi agung dari pengabdian, pengorbanan, dan penyerahan diri kepada Tuhan.
Ia mengatakan Idul Adha melambangkan perjalanan sadar umat manusia melampaui keterikatan duniawi dan ketahanan dalam menghadapi cobaan berat dalam mengejar keselamatan.
Presiden Iran menyatakan bahwa pelajaran penting Idul Adha telah memperoleh makna yang lebih besar dan lebih nyata bagi bangsa Iran pada saat negara tersebut berdiri teguh melawan sanksi, tekanan, dan kesulitan yang tidak adil.
Pezeshkian mengatakan semangat Idul Adha saat ini dapat dilihat dalam keteguhan keluarga para syuhada, ketekunan para pejuang pemberani, dan kesabaran serta solidaritas yang tak tertandingi dari rakyat Iran.
Merujuk pada perkembangan global saat ini, presiden mengatakan bahwa di dunia yang bergejolak saat ini, di mana penindasan, pendudukan, dan keserakahan kekuatan arogan telah memicu ketidakstabilan, Idul Adha membawa pesan yang jelas tentang martabat, kebebasan, dan keberanian dalam menghadapi firaun modern.
Ia mencatat bahwa umat Islam memahami bahwa kemenangan ilahi bergantung pada persatuan, ketaatan pada petunjuk Allah, dan perlawanan komprehensif terhadap front kekafiran dan ketidakadilan.
Pezeshkian menekankan bahwa sementara Republik Islam Iran mengulurkan “tangan persaudaraan dan interaksi yang bermartabat” kepada negara-negara Muslim, Iran tidak akan ragu “sekalipun sesaat” dalam membela setiap jengkal tanah Iran dan melindungi otoritas nasionalnya.
Ia juga berdoa agar Allah menganugerahkan kepada bangsa Iran kemenangan, ketenangan, dan kemakmuran yang semakin besar di bawah naungan iman dan ketekunan.


