Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam serangan rezim Israel di wilayah Qatar yang menargetkan para pemimpin Hamas, menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum dan kedaulatan internasional, dan memperingatkan bahwa agresi semacam itu berisiko memicu eskalasi dan ketidakstabilan yang lebih luas di kawasan tersebut.
Baca juga: Mesir Dipuji Atas Peran Baiknya dalam Meraih Kesepakatan Iran-IAEA
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Selasa, presiden Iran mengatakan bahwa aksi teroris yang menargetkan para pemimpin Hamas di Doha menunjukkan bahwa rezim Israel tidak memiliki batasan dalam melakukan kejahatan dan pembunuhan, sementara pada saat yang sama menghancurkan segala upaya diplomasi.
Rezim Zionis pada hari Selasa menyerang kepemimpinan Hamas di ibu kota Qatar, Doha, dalam serangan yang telah menuai kecaman internasional yang meluas.
Hamas mengumumkan bahwa lima anggotanya tewas dalam serangan tersebut, termasuk putra pemimpin seniornya, Khalil al-Hayya. Seorang anggota pasukan keamanan Qatar juga dilaporkan tewas.
Berikut adalah teks pesan yang dirilis oleh Presiden Iran, Masoud Pezeshkian:
Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Hari ini, rezim Zionis, sekali lagi dan di tengah kebisuan komunitas internasional yang patut dipertanyakan, melakukan tindakan kriminal dengan menyerang wilayah Qatar dan menargetkan para pemimpin perlawanan Palestina. Tindakan ini tidak hanya melanggar hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan, tetapi juga menjadikan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut sebagai sasaran agresi terang-terangannya. Aksi teroris ini menunjukkan kenyataan bahwa rezim Zionis tidak memiliki batasan dalam kejahatan dan pembunuhan, serta melemahkan upaya diplomasi apa pun.
Baca juga: Araqchi: Aksi Muslim Bersatu Satu-satunya Cara Melawan Israel
Republik Islam Iran mengutuk keras tindakan ilegal, tidak manusiawi, dan anti-perdamaian ini. Menyerang negara merdeka merupakan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan nasional dan Piagam PBB, dan ketidakpedulian kekuatan global terhadap perilaku tersebut akan melipatgandakan risiko eskalasi krisis dan perang di kawasan.
Sembari menyatakan solidaritas dengan pemerintah dan rakyat Qatar yang bersaudara serta rakyat Palestina yang tertindas, kami menekankan bahwa agresi dan terorisme negara rezim Zionis tidak akan melemahkan tekad rakyat Palestina untuk kebebasan dan perlawanan, melainkan akan memperkuat persatuan rakyat di kawasan ini melawan pendudukan dan ketidakadilan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Kerja Sama Islam, dan badan-badan internasional lainnya diharapkan untuk segera, tegas, dan praktis menanggapi agresi terang-terangan ini. Perdamaian abadi di kawasan ini hanya mungkin dicapai dengan mengakhiri pendudukan dan agresi.
Republik Islam Iran, sebagaimana selalu ditegaskannya, akan mendukung seluruh rakyat tertindas di kawasan ini dan tidak akan membiarkan kebijakan sepihak dan agresif membahayakan keamanan dan masa depan kawasan.


