Teheran, Purna Warta – Presiden Masoud Pezeshkian menggarisbawahi pentingnya strategis Afrika dalam kebijakan luar negeri Iran, dengan mengatakan Teheran berkomitmen untuk mengembangkan kerja sama komprehensif dengan negara-negara Afrika melalui diplomasi yang seimbang dan berdasarkan kepentingan bersama.
Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Senin dalam pertemuan dengan Jenderal Celestin Simporé, Menteri Pertahanan dan Urusan Veteran Burkina Faso. Presiden menyatakan minat Iran untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara Afrika, khususnya Burkina Faso.
“Republik Islam Iran selalu memandang Afrika melalui lensa strategis jangka panjang yang berfokus pada saling menguntungkan,” katanya. “Kami bertekad untuk mengejar kerja sama yang luas dan siap menggunakan kemampuan kami untuk meningkatkan hubungan bilateral.”
Pezeshkian menekankan pentingnya delegasi politik, pertahanan, dan ekonomi tingkat tinggi antara kedua negara. “Kunjungan resmi yang berkelanjutan dan konsultasi khusus dapat memperdalam kepercayaan timbal balik, memperkuat hubungan persahabatan, dan memperluas kerja sama di sektor ekonomi, ilmiah, industri, dan pertahanan,” katanya.
Baca juga: Iran Menolak Paksaan Militer dan Ekonomi pada Pertemuan Kelompok Pembela Piagam PBB
Ia menambahkan bahwa pengembangan hubungan dengan Burkina Faso sesuai dengan kebijakan Iran yang lebih luas terhadap Afrika dan dapat meningkatkan hubungan dengan negara-negara Afrika lainnya.
Menteri Simporé memuji ketahanan Iran dalam menghadapi sanksi dan tekanan selama beberapa dekade dan memuji pencapaian negara tersebut selama empat dekade terakhir, khususnya di industri pertahanan dan teknologi canggih.


