Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian berada di Khankendi, Republik Azerbaijan, pada hari Jumat untuk menghadiri dan menyampaikan pidato di KTT ke-17 Organisasi Kerja Sama Ekonomi (ECO), setelah mendapat undangan resmi dari mitranya dari Azerbaijan.
Baca juga: Presiden Iran Memuji Angkatan Bersenjata karena Menghancurkan Agresi Zionis
Presiden Pezeshkian tiba di kota Khankendi, tempat KTT ECO diadakan, setelah meninggalkan Iran pada Jumat pagi.
Ia secara resmi diantar oleh Wakil Presiden Pertama Mohammad Reza Aref dan Hojjatoleslam Mohsen Qomi, Deputi Urusan Internasional di Kantor Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei.
Pezeshkian dijadwalkan menyampaikan pidato di KTT tersebut dan mengadakan pertemuan bilateral dengan beberapa kepala negara yang berpartisipasi.
“KTT ini memberikan kesempatan untuk bertukar pandangan tentang isu-isu ekonomi, sosial, dan politik, dan untuk menciptakan jalan bagi kerja sama bersama yang sejalan dengan kepentingan regional,” kata Pezeshkian sebelum berangkat ke Republik Azerbaijan.
Presiden Iran menggambarkan perjalanan tersebut sebagai bagian dari kerangka kerja trilateral yang lebih luas antara Iran, Turki, dan Pakistan.
Ia mengatakan pertemuan tersebut menandai langkah pertama dalam meningkatkan kolaborasi regional di antara sepuluh negara anggota ECO, yang meliputi Azerbaijan, Turkmenistan, Afghanistan, Uzbekistan, Tajikistan, dan Kazakhstan.
“KTT ECO ke-17 akan dihadiri oleh 10 kepala negara dan pejabat senior,” tambahnya.
Baca juga: Iran menyoroti ancaman Israel di KTT ECO; mendesak persatuan
Pezeshkian menekankan pentingnya memperkuat hubungan regional, dengan harapan bahwa kunjungan tersebut akan mendorong perdamaian, stabilitas, dan kerja sama yang lebih besar di antara negara-negara tetangga.
“Semakin banyak koordinasi dan solidaritas di antara negara-negara regional, semakin sedikit peluang bagi musuh untuk menimbulkan ketidakstabilan,” katanya.


