Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa kepada Perdana Menteri dan rakyat Pakistan atas hilangnya nyawa dan luka-luka yang tragis akibat banjir dahsyat tersebut.
Baca juga: Iran Kecam Dukungan Terbuka Wakil Presiden ICJ untuk Israel
Dalam sebuah pesan pada hari Sabtu, Pezeshkian menyampaikan belasungkawa tulus dari pemerintah dan rakyat Iran kepada Perdana Menteri Shehbaz Sharif, serta pemerintah dan rakyat Pakistan, atas banjir dahsyat yang melanda beberapa wilayah negara tetangga tersebut.
Ia juga menekankan kesiapan Iran untuk bekerja sama dan memberikan bantuan kemanusiaan serta pemulihan untuk meringankan penderitaan para korban, dan mendoakan agar para korban luka dan terdampak insiden tersebut segera pulih.
Setidaknya 321 orang tewas di Pakistan barat laut setelah dua hari hujan lebat dan banjir, kata pejabat setempat pada hari Sabtu.
Sebagian besar korban tewas, 307 orang, tercatat di Distrik Buner di provinsi pegunungan Khyber Pakhtunkhwa di Pakistan barat laut, dengan lima korban tewas lainnya di wilayah utara Gilgit-Baltistan dan sembilan di Kashmir yang dikuasai Pakistan.
Situasi yang memburuk di provinsi Khyber Pakhtunkhwa telah mendorong Perdana Menteri Pakistan untuk mengadakan pertemuan darurat, dengan militer juga disiagakan untuk mendukung pemerintah sipil dalam menangani keadaan darurat.
Baca juga: Rekan Netanyahu, Ditangkap dalam Operasi Penyamaran Seks Anak di Las Vegas, Lolos Tanpa Tuntutan
Upaya penyelamatan dan pembersihan jalan yang terblokir terus berlanjut dengan pencairan dana darurat, kata para pejabat, seraya menambahkan bahwa hujan lebat akan berlanjut hingga 21 Agustus.
Musim hujan tahunan memasok Asia Selatan dengan 70-80% dari total curah hujan tahunannya, yang krusial bagi pertanian dan stabilitas pangan, tetapi juga bertanggung jawab atas kerusakan yang signifikan.


