Pezeshkian Memuji Dukungan Turki untuk Iran

Teheran, Purna Warta  – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan kerja sama yang lebih kuat di antara negara-negara Islam untuk meningkatkan stabilitas dan pembangunan regional, sekaligus berterima kasih kepada Turki atas solidaritasnya setelah perang agresi AS-Israel baru-baru ini terhadap Iran.

Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Jumat dalam pertemuan di Teheran dengan Wakil Presiden Turki Cevdet Yilmaz dan delegasi yang menyertainya, yang melakukan perjalanan ke ibu kota Iran untuk menghadiri upacara peringatan bagi Pemimpin Revolusi Islam yang gugur, Ayatollah Seyed Ali Khamenei.

Pezeshkian menyampaikan apresiasi atas belasungkawa dan dukungan Turki, mengatakan bahwa isyarat tersebut mencerminkan ikatan sejarah, budaya, dan agama yang mendalam antara kedua negara Muslim tetangga tersebut. Ia menekankan perlunya memperluas hubungan bilateral dan menerjemahkan niat baik politik menjadi kerja sama praktis di berbagai sektor ekonomi, politik, dan sektor kunci lainnya.

Ia mengutuk keras agresi AS dan Israel baru-baru ini terhadap Iran, menggambarkannya sebagai pelanggaran Piagam PBB, hukum internasional, dan prinsip-prinsip kemanusiaan. Ia mengatakan serangan tersebut mengakibatkan gugurnya para pejabat senior, komandan militer, ilmuwan, akademisi, dan warga sipil, termasuk anak-anak sekolah, sambil menuduh para pelaku secara keliru menampilkan diri sebagai pembela hak asasi manusia.

Presiden mengatakan rezim Israel telah lama memainkan peran destabilisasi di kawasan tersebut dan berupaya memperdalam perpecahan di antara negara-negara Islam. Ia menekankan bahwa persatuan yang lebih besar di antara negara-negara Muslim akan mengurangi campur tangan asing dan memperkuat keamanan dan kemakmuran regional.

Pezeshkian menambahkan bahwa negara-negara Islam memiliki ikatan keagamaan, budaya, dan peradaban yang kuat yang memberikan landasan yang kokoh untuk kerja sama di bidang ilmiah, ekonomi, politik, budaya, dan keamanan, yang berkontribusi pada stabilitas dan pembangunan jangka panjang.

Sementara itu, Yilmaz menyampaikan belasungkawa dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan rakyat Turki atas gugurnya warga Iran selama konflik tersebut. Ia mengatakan kehilangan warga sipil, termasuk anak-anak sekolah, telah sangat menyedihkan opini publik di Turki.

Ia mencatat bahwa Ankara telah terlibat dalam upaya diplomatik dengan mitra regional, termasuk Qatar dan Pakistan, untuk membantu meredakan ketegangan, dan menyatakan harapan bahwa kesepahaman baru-baru ini akan berkontribusi pada perdamaian abadi di kawasan tersebut.

Yılmaz juga menunjuk pada dampak ketidakstabilan regional terhadap jalur energi global dan keamanan maritim, termasuk Selat Hormuz, dan menekankan pentingnya kerja sama untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Ia menegaskan kembali kesiapan Turki untuk memperluas kerja sama dengan Iran di bidang perdagangan, energi, transit, dan investasi, dengan mengatakan bahwa hubungan bilateral yang lebih kuat akan membantu mengurangi campur tangan eksternal dan mendorong perdamaian regional melalui dialog dan saling percaya. Ia juga menyampaikan salam dan belasungkawa Presiden Erdogan kepada kepemimpinan Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *