Pezeshkian: Hubungan Iran-Lebanon Berakar pada Ikatan Budaya yang Mendalam, Bukan Hanya Politik

Teheran, Purna Warta – Hubungan antara Iran dan Lebanon melampaui pertimbangan politik dan berakar pada hubungan budaya, sejarah, dan emosional yang telah lama terjalin antara rakyat mereka, kata Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Dalam komentarnya pada hari Selasa di upacara pengukuhan duta besar Lebanon yang baru diangkat untuk Teheran, Ahmad Sweidan, Pezeshkian menyoroti posisi penting Lebanon dalam kebijakan regional dan luar negeri Iran, mencatat bahwa kedua negara secara konsisten saling mendukung satu sama lain baik di masa-masa sulit maupun makmur.

Presiden mengatakan Iran memantau dengan cermat perkembangan di Lebanon dan sungguh berharap akan perdamaian dan stabilitas yang abadi bagi rakyat Lebanon.

Ia menggambarkan rezim Israel sebagai pendorong utama ketidakstabilan di Lebanon dan di seluruh kawasan yang lebih luas, menunjuk pada tindakan agresi dan kebijakan ekspansionis yang berulang sebagai ancaman terhadap keamanan regional. Pezeshkian menegaskan kembali bahwa pendirian Iran terhadap tindakan tersebut tetap teguh dan berakar pada dukungan terhadap hak-hak negara-negara regional.

Menekankan komitmen Teheran untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara Arab dan Islam—khususnya Lebanon—ia menggarisbawahi peran penting yang dapat dimainkan oleh duta besar baru dalam memperdalam kerja sama bilateral.

Sementara itu, Sweidan menyampaikan salam dari para pemimpin Lebanon dan menggambarkan hubungan Iran-Lebanon sebagai hubungan yang kuat, tangguh, dan terus berkembang meskipun ada tekanan eksternal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *