Pejabat Keamanan Tertinggi Iran Menetapkan Syarat untuk Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Teheran, Purna Warta – Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohammad Baqer Zolqadr menetapkan enam syarat untuk pembukaan kembali Selat Hormuz, dengan mengatakan bahwa jalur air tersebut akan tetap ditutup sampai AS mengubah perilakunya terhadap Iran.

Dalam pesan yang dirilis pada hari Sabtu, Zolqadr mengatakan, “Sampai Amerika memperbaiki perilakunya, Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali.”

Pejabat Iran tersebut menguraikan apa yang akan dianggap sebagai perbaikan perilaku AS.

Ia mengatakan AS harus mematuhi enam syarat berikut:

“1. Jangan pernah, dan dengan bahasa apa pun, mengancam Iran atau menghina kesucian bangsa ini.

2. Akhiri secara permanen perang dan agresi terhadap Iran dan sekutu Iran di Lebanon, Palestina, Yaman, dan Irak.

3. Cabut blokade laut dan tarik pasukan militernya (angkatan laut dan udara) dari sekitar Iran.

4. Bayar penuh, tanpa pengurangan apa pun, kerugian yang ditimbulkan kepada Iran oleh dua perang agresi dan pemaksaan.

5. Cabut sanksi yang tidak adil dan ilegal terhadap bangsa Iran.

6. Bebaskan tanpa syarat aset rakyat Iran yang diblokir dan dicuri.”

Zolqadr menyatakan bahwa ini adalah tuntutan rakyat Iran, yang telah menyuarakannya melalui kehadiran yang tak henti-hentinya “di medan perang dan di jalanan” selama 160 hari.

“Dewan Keamanan Nasional Tertinggi tidak akan pernah mundur, baik dalam perang maupun dalam negosiasi,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *