Panglima Tertinggi Iran Memuji Peran Pertahanan Udara dalam Menangkal Agresi AS-Israel

Teheran, Purna Warta – Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, memuji pasukan pertahanan udara Iran atas kinerja mereka yang menentukan selama kampanye militer AS-Israel selama 12 hari bulan lalu, dan memperingatkan bahwa setiap agresi di masa mendatang akan menghadapi konsekuensi yang berat.

Baca juga: Anggota Parlemen Iran Uraikan Skenario Respons Iran terhadap Mekanisme Snapback

Jenderal Tertinggi Iran itu mengunjungi markas pertahanan udara nasional pada hari Jumat, di mana ia memberikan penghormatan kepada “para martir, yang terluka, dan veteran perang” dari agresi baru-baru ini dan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh personel pertahanan udara atas pengabdian mereka.

“Pertahanan udara, yang berdiri di garis depan perlindungan langit kita, telah membuktikan kemampuannya untuk menahan semua tingkat ancaman dan membuat musuh-musuh bangsa Iran menyesali kesalahan perhitungan mereka,” ujarnya di sela-sela kunjungan tersebut.

Pernyataannya muncul setelah agresi Israel yang terang-terangan dan tanpa alasan yang dimulai pada 13 Juni, yang menargetkan pejabat militer senior Iran, ilmuwan nuklir, dan warga sipil.

Amerika Serikat kemudian bergabung dengan agresi ilegal tersebut dengan menyerang tiga fasilitas nuklir damai Iran.

Iran merespons dengan menargetkan lokasi-lokasi penting di wilayah Palestina yang diduduki dan melancarkan serangan terhadap pangkalan udara AS al-Udeid di Qatar—instalasi militer terbesar Washington di Asia Barat. Kampanye balasan Iran memaksa rezim Israel untuk mengumumkan gencatan senjata sepihak pada 24 Juni.

Mousavi menambahkan bahwa penembakan jatuh sejumlah besar pesawat musuh tidak hanya menunjukkan kekuatan operasional Iran, tetapi juga tekad dan keberanian pasukan pertahanan udaranya.

“Banyaknya target udara musuh yang ditembak jatuh menunjukkan kemampuan, tekad, dan keberanian para pejuang pertahanan udara kami. Ini akan dikenang dalam ingatan kolektif rakyat Iran,” ujarnya.

Ia mengaitkan keberhasilan tersebut dengan keimanan, persatuan nasional, dan bimbingan Pemimpin Revolusi Islam.

Baca juga: UNRWA: Israel Menggunakan Kelaparan sebagai Senjata untuk Melawan 1 Juta Anak Gaza

“Kemampuan, tekad, perlawanan, dan keberanian ini bersumber dari keyakinan yang teguh, kebanggaan nasional, kepemimpinan Pemimpin Revolusi Islam yang bijaksana dan tak tertandingi, serta persatuan dan dukungan teguh rakyat Iran,” ujar Mousavi.

Ia memperingatkan bahwa setiap agresi yang diperbarui akan memicu respons yang bahkan lebih dahsyat.

“Jika musuh berani menyerang negara kita tercinta lagi, dengan pertolongan Tuhan, negara itu akan menghadapi pukulan yang lebih keras dan menderita kekalahan yang lebih besar dari sebelumnya,” tegasnya.

Ia juga menekankan perlunya mengimbangi ancaman yang terus berkembang, menyerukan pembaruan dan modernisasi sistem pertahanan yang berkelanjutan, disertai inovasi, kelincahan, dan ketergantungan pada kapasitas ilmiah dan teknologi dalam negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *