Islamabad, Purna Warta – Islamabad berada dalam tahap akhir negosiasi dan finalisasi perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan Teheran, Duta Besar Pakistan untuk Iran, Muhammad Mudassir Tipu, mengumumkan.
Baca juga: Velayati Memuji Hubungan Strategis dan Mendalam Iran-Tiongkok
Berpidato pada upacara yang diadakan di Teheran pada hari Senin untuk memperingati Hari Hitam Kashmir, Muhammad Mudassir Tipu mengatakan Pakistan dan Iran sedang menyelesaikan dan mempersiapkan penandatanganan perjanjian perdagangan bebas untuk memperluas perdagangan bilateral.
Duta Besar tersebut mencatat bahwa kerangka hukum baru-baru ini telah ditetapkan antara kedua negara untuk memfasilitasi perdagangan barter, yang memungkinkan pertukaran barang secara langsung sekaligus menghilangkan transaksi keuangan.
Ia juga menyatakan bahwa pertemuan lebih lanjut dengan mitra Iran akan diadakan untuk menentukan detail mekanisme ini dan produk apa yang akan dipertukarkan, mengakui bahwa implementasi penuh mungkin memakan waktu beberapa tahun.
Pakistan mempertahankan hubungan diplomatik yang sangat kuat dengan Iran, tambah utusan tersebut, seraya mencatat bahwa kedua negara tetangga tersebut terus berkomunikasi secara langsung dan terdapat potensi pertumbuhan yang signifikan dalam hubungan bilateral.
Mengenai peran Iran dalam mengatasi ketegangan baru-baru ini antara Pakistan dan Taliban, Mudassir Tipu mengatakan bahwa Iran adalah negara penting di Asia Selatan yang berbatasan dengan Pakistan dan Afghanistan.
Baca juga: Juru Bicara Iran: AS Pelanggar Terbesar Piagam PBB
Duta Besar tersebut menyatakan bahwa Pakistan dan Iran memiliki tujuan bersama terkait perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan perang melawan terorisme di kawasan tersebut.
Ia menambahkan bahwa para pejabat Iran, termasuk Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi dan Presiden Masoud Pezeshkian, telah menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan, dan Pakistan berkomitmen untuk mengambil semua langkah yang diperlukan guna mendukung tujuan-tujuan tersebut.


