Tehran, Purna Warta – Organisasi Energi Atom Iran mengeluarkan pernyataan yang berbunyi sebagai berikut:
“Sebagai kelanjutan dari serangan biadab yang dilakukan oleh musuh Zionis dalam beberapa hari terakhir, pada dini hari tadi, situs-situs nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan telah diserang oleh musuh-musuh Iran Islam, dalam tindakan brutal yang jelas-jelas melanggar hukum internasional—terutama Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).
Baca juga: Na’im Qassem: Agresi Terhadap Iran Gagal Total
Sangat disayangkan bahwa tindakan ilegal ini terjadi dalam situasi di mana Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bersikap acuh tak acuh, bahkan terkesan bersekongkol.
Musuh Amerika, melalui pernyataan presiden AS di media sosial, secara terbuka mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap situs-situs tersebut, meskipun situs-situs itu secara rutin berada di bawah pengawasan ketat IAEA sesuai dengan Perjanjian Pengamanan dan NPT.
Komunitas internasional diharapkan mengecam tindakan tanpa hukum ini, yang berlandaskan hukum rimba, serta mendukung Iran dalam menegakkan hak-haknya yang sah.
Baca juga: Rusia Peringatkan Dampak dari Tindakan Amerika dan Israel terhadap Iran
Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) meyakinkan bangsa besar Iran bahwa, terlepas dari konspirasi jahat para musuh, berkat upaya ribuan ilmuwan dan pakar Iran yang revolusioner dan penuh semangat, jalur perkembangan industri nasional ini—yang merupakan warisan dari darah para martir nuklir kita—tidak akan pernah bisa dihentikan.
Organisasi ini telah menempatkan langkah-langkah yang diperlukan, termasuk jalur hukum, secara tegas dalam agendanya demi membela hak-hak bangsa Iran yang terhormat.”


