Menlu Iran Bahas Dukungan untuk Lebanon dalam Pertemuan dengan Pimpinan Hizbullah

Beirut, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan kembali kesiapan Iran untuk meningkatkan kerja sama dengan Lebanon dalam pertemuan dengan pimpinan Hizbullah Sheikh Naim Qassem di Beirut.

Baca juga: Presiden Iran Minta Universitas Bantu Atasi Tantangan

Araghchi menekankan pentingnya hubungan Iran dengan Lebanon selama pertemuan dengan pimpinan Hizbullah itu pada hari Rabu.

Iran, kata menteri tersebut, bersedia mendukung Lebanon dalam “urusan ekonomi, politik, dan sosial berdasarkan rasa saling menghormati.”

Syekh Qassem menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Iran bagi rakyat Lebanon dan gerakan perlawanan Hizbullah, menurut pernyataan gerakan tersebut.

Qassem mengambil alih jabatan kepala Hizbullah pada tahun 2024, setelah Israel membunuh pemimpin ikonik gerakan perlawanan, Sayyed Hassan Nasrallah.

Qassem juga menggarisbawahi peran “positif” Iran di kawasan tersebut dan dukungan Republik Islam terhadap perjuangan Palestina.

Pemimpin perlawanan Lebanon itu juga memberi tahu Araghchi tentang “upaya Hizbullah untuk menghidupkan kembali Lebanon dan stabilitas serta kedaulatannya.”

Qassem mengatakan Hizbullah juga akan berupaya mengusir penjajah Israel dari wilayah Lebanon, kata pernyataan itu.

Melanggar perjanjian gencatan senjata November 2024 antara Israel dan Hizbullah, rezim tersebut telah menempatkan pasukan di lima wilayah di Lebanon. Militer Israel masih melakukan serangan rutin di Lebanon.

Selama pertemuan tersebut, yang juga dihadiri oleh Duta Besar Iran untuk Beirut Mojtaba Amani, kedua belah pihak juga membahas perkembangan regional terkini.

Araghchi tiba di Beirut pada hari Selasa dan bertemu dengan pejabat senior, termasuk Presiden Joseph Aoun, Perdana Menteri Nawaf Salam, Ketua Parlemen Nabih Berri, dan Menteri Luar Negeri Youssef Raggi.

Araghchi mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa bahwa “perusahaan-perusahaan Iran siap untuk mengambil bagian dalam rekonstruksi Lebanon.”

Baca juga: Menteri Arab Kutuk Larangan Arogan Israel atas Kunjungan ke Tepi Barat

Pengeboman Israel di Lebanon selatan telah meninggalkan kerusakan dan kehancuran yang cukup besar. Dalam sebuah posting hari Rabu di X, Araghchi mengatakan selama perjalanan itu ia menyatakan dukungan penuhnya untuk stabilitas, kedaulatan, dan integritas teritorial Lebanon.

“Tujuan dan harapan kami adalah untuk membuka halaman baru dalam hubungan kami yang telah berlangsung selama berabad-abad, yang dibangun atas rasa saling menghormati dan kepentingan bersama,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *