Teheran, Purna Warta – Angkatan Bersenjata Iran siap untuk membela negara itu dengan tegas terhadap segala bentuk agresi asing, Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menegaskan.
Baca juga: Hizbullah Bersumpah untuk Tidak Tinggal Diam dalam Menghadapi Pelanggaran Israel
Dalam percakapan telepon pada hari Kamis, Araqchi dan mitranya dari Turkmenistan Rashid Meredov berbicara tentang perkembangan regional terbaru menyusul perang agresi Israel dan Amerika baru-baru ini terhadap Iran.
Menteri luar negeri Iran mengatakan masyarakat internasional bertanggung jawab untuk meminta pertanggungjawaban rezim Zionis dan Amerika Serikat atas pelanggaran hukum dan agresi terang-terangan terhadap integritas teritorial dan kedaulatan nasional Iran.
Araqchi menekankan bahwa Angkatan Bersenjata Iran siap secara tegas untuk membela negara terhadap segala bentuk tindakan agresi.
Sementara itu, menteri luar negeri Turkmenistan menyambut baik gencatan senjata dalam pertempuran antara Iran dan rezim Zionis, dan berharap ketegangan di kawasan itu dapat mereda.
Meredov menyampaikan harapannya untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut, seraya menunjuk pada pertemuan antara pejabat senior Turkmenistan dan Iran. Ia menyatakan kesiapan Ashgabat untuk memperluas hubungan dengan Teheran.
Rezim Zionis melancarkan perang agresi yang tidak beralasan terhadap Iran pada 13 Juni. Rezim itu melancarkan serangan udara terhadap fasilitas nuklir, militer, dan permukiman Iran yang mengakibatkan lebih dari 600 orang tewas, termasuk komandan militer, ilmuwan nuklir, dan warga biasa.
Baca juga: Hampir 100.000 Warga Palestina Tewas dalam Genosida Israel di Gaza
Pasukan militer Iran segera melancarkan serangan balik. Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam melancarkan 22 gelombang serangan rudal balasan terhadap rezim Zionis sebagai bagian dari Operasi True Promise III yang menimbulkan kerugian besar di kota-kota di seluruh wilayah pendudukan.
Gencatan senjata yang mulai berlaku pada 24 Juni telah menghentikan pertempuran.


