Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran memuji ziarah Arbaeen sebagai perwujudan kuat persatuan antara negara-negara Iran dan Irak, menekankan bahwa hubungan antara Teheran dan Bagdad kini berada pada tingkat tertinggi dan kerja sama terus berkembang di berbagai bidang.
Berbicara kepada kantor berita Irak selama kunjungannya ke Irak untuk menghadiri ziarah Arbaeen, Araqchi mengatakan dia tiba di kota suci Najaf pada hari Senin dan menuju ke Karbala untuk berpartisipasi dalam upacara keagamaan.
Menteri luar negeri mengatakan dia menyaksikan secara langsung persiapan ekstensif yang dilakukan untuk melayani jutaan jamaah di Najaf, dan menggambarkan pengaturan tersebut sebagai hal yang sangat memuaskan.
“Semua orang menyatakan kepuasannya terhadap tingkat layanan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang menunjukkan kemajuan berkelanjutan yang dicapai dalam penyelenggaraan acara besar ini,” ujarnya.
Araqchi menggambarkan Arbaeen sebagai “latihan besar dalam menunjukkan persatuan bangsa Irak dan Iran,” dan mencatat bahwa jamaah haji dari kedua negara tetangga merupakan peserta terbesar dalam pertemuan tahunan tersebut.
Dia mengatakan acara tersebut mencerminkan ikatan keagamaan dan spiritual yang mendalam yang menyatukan kedua bangsa.
Menteri Luar Negeri Iran menambahkan bahwa semangat solidaritas yang sama juga terlihat pada upacara pemakaman Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah SEED Ali Khamenei, dan mengatakan bahwa partisipasi publik yang besar menunjukkan emosi yang mendalam dan persatuan yang mengakar antara negara Iran dan Irak.
Menyoroti hubungan bilateral, Araqchi mengatakan hubungan antara Teheran dan Baghdad saat ini berada dalam kondisi terbaiknya.
Dia juga merujuk pada kunjungan perdana menteri Irak ke Teheran baru-baru ini, dan menggambarkan pembicaraan yang diadakan selama perjalanan tersebut sebagai pembicaraan yang sangat konstruktif dan produktif.
Araqchi lebih lanjut menekankan bahwa kerja sama antara Iran dan Irak mencakup berbagai bidang, termasuk koordinasi politik dan penerapan posisi bersama mengenai isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.
Dia mengatakan kedua negara juga menjaga kerja sama yang erat di bidang ekonomi, keamanan, perlindungan perbatasan, regulasi perdagangan lintas batas, dan pengembangan rute transit bersama, yang menggarisbawahi meningkatnya kemitraan strategis antara Teheran dan Baghdad.


