Mayoritas Warga Israel Tak Lagi Percaya Perang di Gaza Akan Bebaskan Sandera

Mayoritas Warga Israel Tak Lagi Percaya Perang di Gaza Akan Bebaskan Sandera

Tel Aviv, Purna Warta Sebuah survei terbaru dari Israel Democracy Institute (IDI) menunjukkan bahwa sebagian besar warga Israel mulai kehilangan keyakinan terhadap tujuan utama operasi militer mereka di Gaza. Kampanye militer besar-besaran yang dinamakan “Chariots of Gideon” — yang menuai kecaman internasional karena dampaknya terhadap warga sipil Palestina — dinilai gagal membebaskan para sandera maupun menghancurkan perlawanan bersenjata Hamas.

Baca Juga : Israel Diduga Persenjatai Geng Kriminal di Gaza untuk Jarah Bantuan Kemanusiaan

Survei yang dilakukan antara 26 hingga 29 Mei tersebut mengungkapkan bahwa hanya 37% responden percaya perang ini akan menghasilkan pembebasan sandera yang ditahan kelompok perlawanan Palestina. Sementara itu, hanya 38,5% responden yakin bahwa Hamas bisa dikalahkan dan kekuasaannya di Gaza dapat diakhiri. Tingkat kepercayaan publik terhadap keberhasilan militer semakin menurun seiring berjalannya waktu.

Masyarakat Palestina di Israel Lebih Pesimis
Ketidakpercayaan paling besar datang dari warga Palestina yang tinggal di wilayah pendudukan sejak 1948, yang kini dikenal sebagai Israel. Hanya 27,5% dari mereka memperkirakan operasi ini bisa membebaskan sandera, dan hanya 31% yang percaya Hamas akan dilenyapkan dari Gaza. Angka ini menunjukkan jurang persepsi antara kelompok etnis Yahudi dan Arab di dalam negeri Israel sendiri.

Pendukung Netanyahu Juga Mulai Ragu
Yang menarik, penurunan kepercayaan juga terlihat di kalangan pendukung partai Likud, yang merupakan basis kekuatan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Hanya 27% dari pemilih Likud di pemilu 2022 yang masih yakin para sandera akan dibebaskan melalui operasi militer ini. Sementara itu, hanya 31% percaya bahwa Hamas akan berhasil disingkirkan dari Gaza.

Baca Juga : AS Jatuhkan Sanksi ke Hakim ICC atas Surat Penangkapan Netanyahu

Hasil survei ini mencerminkan meningkatnya frustrasi di kalangan masyarakat Israel, menyusul perang berkepanjangan yang telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan meruntuhkan infrastruktur Gaza. Janji-janji pemerintah Israel tentang “kemenangan total” dinilai tidak kunjung terwujud, sementara tekanan internasional terus meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *