Teheran, Purna Warta – Presiden Iran secara resmi meresmikan jalur kereta api Ardabil-Mianeh sepanjang 173 kilometer di barat laut Iran, menggambarkan proyek tersebut sebagai pencapaian infrastruktur besar yang bertujuan untuk meningkatkan transportasi dan mendukung kelanjutan pembangunan negara tersebut.
Baca juga: Konflik Bersenjata Mencapai Rekor Pasca Perang Dunia II di Seluruh Dunia
Presiden Masoud Pezeshkian pada hari Selasa secara resmi meresmikan dan meluncurkan pengoperasian jalur kereta api Ardabil-Mianeh, sebuah proyek infrastruktur yang telah lama ditunggu-tunggu yang dirancang untuk memperkuat transportasi penumpang dan barang di barat laut Iran.
Rel kereta api sepanjang 173 kilometer yang diselesaikan dengan investasi melebihi 10 triliun toman ini diresmikan melalui upacara online yang dihadiri oleh para pejabat senior.
Pada upacara tersebut, Pezeshkian mengatakan pemerintahannya telah melakukan segala upaya untuk menyelesaikan rute tersebut dan menjalankan proyek tersebut.
Dia mencatat bahwa pembangunan rel kereta api dimulai 22 tahun yang lalu dan mengatakan bahwa jika kecepatan sebelumnya terus berlanjut, penyelesaiannya masih membutuhkan waktu tiga hingga empat tahun lagi. Menurut presiden, pemerintah menyelesaikan proyek tersebut dalam waktu 18 bulan melalui upaya terkonsentrasi.
Baca juga: Afghanistan Menuduh Pakistan melakukan Serangan Udara Baru yang Menewaskan 13 Warga Sipil
Pezeshkian juga berterima kasih kepada para manajer proyek dan pejabat eksekutif yang telah memajukan pekerjaan ini meskipun ada krisis, perang, sanksi, dan berbagai tantangan yang dihadapi negara ini.
Presiden mengatakan pelantikan tersebut mencerminkan kelanjutan kemajuan Iran dan menunjukkan bahwa negara tersebut tetap berkomitmen terhadap pembangunan dan menyelesaikan tantangan ekonomi dan infrastruktur meskipun ada tekanan dari luar.


