Teheran, Purna Warta – Kepala Dewan Kebijaksanaan Iran Ayatollah Sadeq Amoli Larijani mengatakan dewan mungkin menyetujui aksesi bersyarat Iran ke dalam Konvensi Pemberantasan Pendanaan Terorisme (CFT) dan Konvensi PBB terhadap Kejahatan Terorganisasi Transnasional (alias Konvensi Palermo).
Baca juga: Menlu Araqchi: Iran Berkomitmen pada Diplomasi Regional; Tetangga adalah Prioritas Utama Kami
Dalam pertemuan dengan para manajer kantor berita Iran di Teheran pada Minggu malam, Ayatollah Larijani mengatakan Parlemen Iran telah menyatakan keberatan tentang RUU yang memungkinkan negara tersebut untuk bergabung dengan kebijakan CFT dan Konvensi Palermo.
Kepala Dewan Kebijaksanaan Iran mencatat bahwa undang-undang dan peraturan seputar CFT dan Konvensi Palermo mencakup topik hukum dan militer penting yang menjadi subjek pengawasan ketat.
“Yang meyakinkan sejumlah anggota Dewan (Kebijaksanaan) adalah bahwa Parlemen telah meratifikasi kedua RUU tersebut dengan beberapa keberatan. Jadi, kami dapat menyetujui kedua RUU tersebut secara bersyarat,” kata ulama tersebut.
Ketika ditanya apakah konvensi internasional dapat ditandatangani dengan beberapa keberatan, Ayatollah Larijani mengatakan Iran dapat bergabung dengan CFT dan Konvensi Palermo secara bersyarat karena 50 negara telah menandatangani kedua konvensi tersebut dengan beberapa keberatan mereka sendiri.
Memerangi Pendanaan Terorisme (CFT) melibatkan penyelidikan, analisis, pencegahan, dan penanggulangan sumber pendanaan untuk kegiatan yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan politik, agama, atau ideologis melalui kekerasan dan ancaman kekerasan terhadap warga sipil.
Baca juga: Menlu Iran dan Oman Bahas Serangan Udara AS terhadap Yaman
Konvensi PBB Melawan Kejahatan Terorganisasi Transnasional juga diadopsi oleh resolusi Majelis Umum 55/25 pada bulan November 2000. Konvensi ini dikenal sebagai instrumen internasional utama dalam memerangi kejahatan terorganisir transnasional. Konvensi tersebut dibuka untuk ditandatangani oleh negara-negara anggota pada konferensi politik tingkat tinggi yang diadakan untuk tujuan tersebut di Palermo, Italia, pada bulan Desember 2000.


