Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran (Menlu) Abbas Araghchi (kiri) dan mitranya dari Oman Sayyid Badr Hamad Al Busaidi bertemu di Muscat pada 16 Maret 2025. Menteri luar negeri Iran dan Oman telah membahas perkembangan terbaru di kawasan tersebut, khususnya agresi “jahat” Washington terhadap Yaman untuk mendukung Israel.
Baca juga: Ribuan Peziarah Sajikan Menu Buka Puasa di Makam Imam Ridha
Menlu Iran Abbas Araghchi melakukan kunjungan singkat ke Muscat pada hari Minggu, memimpin delegasi dan mengadakan pembicaraan dengan mitranya dari Oman, Sayyid Badr Hamad Al Busaidi. Kunjungan itu dilakukan sehari setelah pesawat tempur Amerika dan Inggris melancarkan serangan udara berskala besar di beberapa lokasi di ibu kota Yaman, Sana’a, serta di wilayah di provinsi utara Sa’ada, provinsi tengah al-Bayda, dan provinsi barat daya Dhamar.
Kementerian kesehatan Yaman mengatakan sedikitnya 31 orang tewas, dan 101 lainnya terluka dalam serangan itu.
Yaman bersumpah untuk memberikan respons ‘profesional dan menyakitkan’ terhadap serangan mematikan AS
Dewan Politik Tertinggi Yaman mengutuk agresi mematikan AS terhadap negara itu dalam mendukung Israel, berjanji bahwa negara itu akan menghukum rezim kriminal itu dengan cara yang “menyakitkan”.
Serangan udara berskala besar, yang dimulai pada hari Sabtu dan berlanjut hingga dini hari Minggu, terjadi setelah Angkatan Bersenjata Yaman mengancam akan melanjutkan operasi pembalasan mereka terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah atas blokade rezim Tel Aviv di Gaza.
Dewan Politik Tertinggi Yaman pada hari Minggu mengutuk agresi mematikan AS, dan berjanji bahwa negara tersebut akan menghukum rezim kriminal tersebut dengan cara yang “menyakitkan”.
Dewan tersebut mengatakan bahwa menargetkan warga sipil membuktikan kegagalan AS dalam konfrontasi, seraya menambahkan bahwa agresi tersebut tidak akan menghalangi warga Yaman untuk mendukung Gaza tetapi malah akan meningkatkan ketegangan.
Araghchi dan Al Busaidi juga bertukar pandangan tentang cara meningkatkan kerja sama bilateral di berbagai bidang.
Para diplomat tinggi Iran dan Oman menekankan pentingnya mempersiapkan kondisi yang mendukung solusi diplomatik dan menggunakan saluran dialog dan cara damai untuk meredakan ketegangan.
Baca juga: Ilmuwan Mulai Uji Coba Obat Penumbuh Gigi pada Manusia
Menlu Oman memuji konsultasi yang ‘bermanfaat’ dengan mitranya dari Iran
Dalam sebuah posting di akun X-nya, menteri luar negeri Oman mengatakan bahwa ia telah melakukan konsultasi yang bermanfaat dengan mitranya dari Iran mengenai masalah bilateral dan perkembangan regional.
“Oman tetap berkomitmen untuk mendukung dialog dan upaya yang mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bagi negara-negara kita dan kawasan ini,” tulis Al Busaidi.


