Kementerian Kesehatan Israel: 4.564 Orang Terluka Sejak Awal Perang Melawan Iran

Awal Perang

Ankara, Purna Warta– Menurut laporan yang dikutip oleh Anadolu Agency, Kementerian Kesehatan Israel dalam sebuah pernyataan menyebutkan bahwa hingga Minggu pagi (22 Maret), sebanyak 4.564 orang telah dipindahkan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Baca juga: Reuters: Rudal Patriot yang Meledak di Bahrain Kemungkinan Ditembakkan oleh AS / Tehran: Pembunuhan Warga Sipil Bahrain adalah Operasi Bendera Palsu

Kementerian Kesehatan Israel menambahkan bahwa dari seluruh korban luka, sekitar 124 orang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit, dengan rincian:

1 orang dalam kondisi kritis,
13 orang dalam kondisi serius,
26 orang dalam kondisi sedang,
84 orang mengalami luka ringan.

Pernyataan tersebut juga menyebutkan bahwa dalam 24 jam terakhir, 303 orang dibawa ke rumah sakit, yang terdiri dari:

8 orang dalam kondisi serius,
29 orang dalam kondisi sedang,
256 orang mengalami luka ringan.
Serangan Rudal di Selatan Wilayah Pendudukan

Pada Sabtu sore, Islamic Revolutionary Guard Corps meluncurkan gelombang baru serangan rudal ke kota Arad dan Dimona di selatan wilayah Palestina yang diduduki. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan puluhan orang terluka.

Menurut laporan kantor berita resmi Israel, sebuah rudal Iran menghancurkan satu kawasan permukiman di Arad dan melukai puluhan warga.

Baca juga: Apakah China Akan Terlibat dalam Perang Timur Tengah?

Sensor Ketat di Israel

Perkembangan ini terjadi di tengah tuduhan bahwa pejabat Israel berupaya keras menyensor informasi terkait dampak serangan balasan militer Iran serta serangan dari Hezbollah.

Militer Israel juga dilaporkan menerapkan sensor ketat terhadap media dan memperingatkan warga Israel agar tidak mempublikasikan video korban atau mengungkap lokasi yang menjadi target serangan.

Latar Belakang Konflik

Sejak 28 Februari, Israel bersama Amerika Serikat memulai serangan militer terhadap Iran. Konflik tersebut dilaporkan telah menyebabkan kematian sejumlah pejabat Iran, termasuk tokoh-tokoh keamanan dan politik tingkat tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *