Kekurangan Amunisi, Israel Disebut Gunakan Bom Berusia 50 Tahun dalam Perang dengan Iran

Tandan

Al-Quds, Purna Warta – Menurut laporan penyiar publik Israel Kan 11, militer Israel baru-baru ini membuka kembali gudang senjata lama yang berisi ribuan bom yang berasal dari era Perang Dingin. Bom-bom tersebut awalnya dirancang untuk menyerang pangkalan militer Mesir sebelum tercapainya perjanjian damai antara kedua negara.

Baca juga: Rencana Israel yang Gagal

Laporan yang pertama kali disiarkan dalam program berita malam hari jaringan tersebut menyebutkan bahwa bom-bom lama itu kini digunakan dalam operasi udara Israel di Iran.

Bom yang dimaksud termasuk kategori “bom bodoh” (dumb bombs)—yakni bom konvensional tanpa sistem pemandu presisi. Jenis bom ini tidak memiliki kemampuan penargetan yang canggih seperti amunisi modern yang dipandu satelit atau laser, sehingga tingkat akurasinya jauh lebih rendah.

Sumber di militer Israel mengatakan keputusan menggunakan bom lama tersebut bertujuan untuk menghemat biaya operasi militer sekaligus mengosongkan gudang senjata lama. Menurut mereka, bom-bom itu masih disimpan dalam kondisi yang relatif baik sehingga dinilai masih layak digunakan.

Meski demikian, laporan tersebut tidak secara langsung menyebut adanya kekurangan amunisi modern. Namun sejumlah pengamat menilai keputusan menggunakan senjata lama dapat menunjukkan adanya tekanan terhadap stok persenjataan di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Iran.

Baca juga: AlBaradei: Hukum Internasional Sudah Tidak Ada Lagi

Penggunaan bom tidak berpemandu juga dikhawatirkan meningkatkan risiko korban sipil karena tingkat presisinya yang rendah, terutama jika digunakan di wilayah perkotaan atau area berpenduduk padat.

Pelanggaran Hukum Perang

Sejumlah organisasi hak asasi manusia juga menyoroti beberapa serangan udara dalam konflik ini. Misalnya, serangan Israel terhadap fasilitas tertentu di Tehran sebelumnya disebut oleh beberapa penyelidik internasional sebagai kemungkinan kejahatan perang, terutama pada hal yang menargetkan objek sipil.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *